Momen Jokowi Tepuk Bahu Dudung Abdurachman Saat Sematkan Pangkat Jenderal TNI

  • Whatsapp



JAKARTA, RRI.MY.ID – Jenderal TNI Dudung Abdurachman sah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat.

Presiden Jokowi melantik Dudung menjadi KSAD menggantikan Andika Perkasa di Istana Negara, Rabu (17/11/2021).

Bacaan Lainnya

Sebelumnya Dudung menjabat sebagai Pangkostrad, setelah pelantikan menjadi KSAD, Dudung naik pangkat.

Baca Juga Profil Dudung Calon KSAD Pengganti Andika, Pernah Jual Kue Hingga Turunkan Baliho Rizieq Shihab di

Presiden Jokowi menyematkan pangkat bintang empat untuk Dudung.

Pada momen menyematkan bintang empat tersebut, setelah tertempel Jokowi menepuk bahu Dudung sebanyak 3 kali.

Aksi Dudung Abdurachman sebelumnya memang banyak mendapat sorotan publik.

Baca Juga KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Punya Harta Rp 1 miliar Intip Koleksi Mobilnya di

Di antaranya mencopot baliho eks pimpinan FPI Rizieq Shihab, memberantas Debt Collector hingga pemantauan pelaksanaan di RS Wisma Atlet.

Video Editor: Jihan

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=KM2eqgBvv-A

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

42 Komentar

  1. Memang negeeri ini sperti negeeri dongeng.berawal dri viral baliho oleh prajurit.naeklah bintang 2 dipundak dlm jngka waktu singkat.pra prajurit yang nurunkan baliho semoga kalian lekas mnjadi perwira..kasihan prajurit yang btul2 berjuang memeprtaruhkn nywa raga bertwmpur dimedan perang naek bintang 1 pun jerih payah luar biasa.dengan tegas mnurunkn bliho 3-4 bintang diraih dengn cepatt…

  2. Ass dua jendral Andika perkasa dan Dudung Abdurakhman yang berasal.dari Jawa barat plus Kapolri yang akan melindungi Indonesia cocok untuk membasmi klompok radikal /intoleran yang anti panca sila yang banyak bertebaran dijawa barat banyak terpapar paham khilafah yang dipelihara oleh 3c Cendana Cikeas dan Chaplin yang haus kekuasaan wasallam

  3. Tegas tanpa kompromi demi NKRI. Terus jaga kebinekaan dan persatuan Jenderal. Bapak sangat layak…kami berterimakasih bpk sdh menyelamatkan kehidupan berbangsa dan bernegara, tanpa keberanian bapak mungkin saat ini NKRI tambah panasa dan tdk menutup kemungkinan sdh terjadi pergolakan dan pertikaian sesama anak bangsa…besar kemungkinan Indonesia menuju ke perpecahan. Smoga Amanah.