Skuad Mewah Persebi Boyolali, Siap Tempur di Liga 3 Zona Jateng | Bolaindo

  • Whatsapp



Eks Karesidenan Surakarta mengirim dua wakilnya di Liga 3 Zona Jawa Tengah (Jateng). Yakni Persebi Boyolali dan Persika Karanganyar. Meski sama-sama mengusung target promosi Liga 2, namun komposisi pemain yang dibawa kedua kubu sedikit jomplang.

Bacaan Lainnya

Kickoff Liga 3 Zona Jateng dibuka duel PSIP Pemalang kontra Persikaba Blora di Stadion Mochtar Pemalang, Minggu (29/10) besok. Disusul laga penyisihan Grup A lainnya RRI.MY.ID Persekap Kabupaten Pekalongan kontra Persiku Kudus.

Persebi diklaim sebagai salah satu penantang gelar juara sekaligus tiket promosi Liga 2. Dibuktikan dari pergerakan manajemen di jendela transfer. Sederet pemain bintang dihadirkan ke Kota Susu. Sebut saja striker haus gol eks Arema FC Joko Sasongko. Hingga eks gelandang serang Persis Solo dan PSIS Semarang Dedi Cahyono. Sedangkan nama-nama lainnya mayoritas putra daerah.

Meramu skuad yang cukup kompetitif ini, manajemen menunjuk pelatih sarat pengalaman Gatot Barnowo. Pria yang akrab disapa Mbah Gatot ini sudah terbukti kualitasnya. Paling gres, dia membawa PSIP Pemalang jawara Liga 3 Zona Jateng edisi 2018. Sebelumnya, dia memoles PSCS Cilacap jadi kampiun Indonesian Soccer Championship (ISC) B musim 2016.

“Saya datang ke tim ini, targetnya ingin memberikan yang terbaik. Tak hanya asal main, apalagi asal ikut. Kami target musim ini semoga bisa membawa Persebi promosi ke Liga 2,” koar Mbah Gatot, kemarin (29/10).

Nah, Persebi Boyolali yang tergabung di Grup E, baru akan berlaga pada 2 November. Menantang tuan rumah Persitema Temanggung di Stadion Bumiphala. Selanjutnya, Laksar Pandanarang (julukan Persebi Boyolali) bakal menghadapi Persikama Kabupaten Magelang pada Kamis (4/11), PS Ebod Jaya Kebumen, Sabtu (6/11), dan terakhir kontra PSISa Salatiga, Senin (8/11).

Jelang kickoff, Persebi rajin menggelar ekshibisi. Mayoritas melawan tim satu kasta. Yakni menang lawan Persip Pekalongan 2-0, menang atas Persibat Batang 1-0, dan unggul 4-2 dari PS HW UMY Jogja.

Hasil terbaik diraih Persebi ketika membekuk salah satu tim kuat di Grup C Liga 2, PSCS Cilacap. Tampil di Stadion Kebogiro, Jumat (22/10), Persebi unggul tipis 2-1. Sedangkan satu-satunya hasil minor saat pramusim, terjadi kala ditekuk PSISa Salatiga degan sekor tipis 1-2.

“Melawan Salatiga, waktu itu kekuatan kami belum komplet. Masih di tahap awal pembentukan tim. Jadi ibaratnya masih transisi. Sekarang kekuatan kami berbeda. Dan saya optimistis dengan kualitas pemain,” paparnya.

Evaluasi juga digeber Mbah Gatot selepas ekshibisi. Secara garis besar, dia menyebut timnya cukup solid.

“Komunikasi antarpemain berjalan baik. Finishing juga semakin terasah. Karena jadwal di liga padat, saya sudah antisipasi dengan beberapa skema dan formasi. Mengantisipasi kalau ada pemain kunci yang cedera,” ujarnya.

Sementara itu, striker Persebi Joko Sasongko mengaku tak sabar segera terjun di Liga 3 Zona Jateng. Jam terbangnya di kancah sepak bola nasional, bakal dioptimalkan untuk mendongkrak performa Persebi.

“Sebagai putra daerah, saya ingin membawa Persebi promosi Liga 2. Dan saya melihat, manajemen sangat serius. Itu yang membuat saya yakin gabung di tim ini. Bicara peluang, tentu tak mudah. Target awal juara tingkat provinsi dulu,” tuturnya. (nik/fer/dam)

RADARSOLO.ID – Eks Karesidenan Surakarta mengirim dua wakilnya di Liga 3 Zona Jawa Tengah (Jateng). Yakni Persebi Boyolali dan Persika Karanganyar. Meski sama-sama mengusung target promosi Liga 2, namun komposisi pemain yang dibawa kedua kubu sedikit jomplang.

Kickoff Liga 3 Zona Jateng dibuka duel PSIP Pemalang kontra Persikaba Blora di Stadion Mochtar Pemalang, Minggu (29/10) besok. Disusul laga penyisihan Grup A lainnya RRI.MY.ID Persekap Kabupaten Pekalongan kontra Persiku Kudus.

Persebi diklaim sebagai salah satu penantang gelar juara sekaligus tiket promosi Liga 2. Dibuktikan dari pergerakan manajemen di jendela transfer. Sederet pemain bintang dihadirkan ke Kota Susu. Sebut saja striker haus gol eks Arema FC Joko Sasongko. Hingga eks gelandang serang Persis Solo dan PSIS Semarang Dedi Cahyono. Sedangkan nama-nama lainnya mayoritas putra daerah.

Meramu skuad yang cukup kompetitif ini, manajemen menunjuk pelatih sarat pengalaman Gatot Barnowo. Pria yang akrab disapa Mbah Gatot ini sudah terbukti kualitasnya. Paling gres, dia membawa PSIP Pemalang jawara Liga 3 Zona Jateng edisi 2018. Sebelumnya, dia memoles PSCS Cilacap jadi kampiun Indonesian Soccer Championship (ISC) B musim 2016.

“Saya datang ke tim ini, targetnya ingin memberikan yang terbaik. Tak hanya asal main, apalagi asal ikut. Kami target musim ini semoga bisa membawa Persebi promosi ke Liga 2,” koar Mbah Gatot, kemarin (29/10).

Nah, Persebi Boyolali yang tergabung di Grup E, baru akan berlaga pada 2 November. Menantang tuan rumah Persitema Temanggung di Stadion Bumiphala. Selanjutnya, Laksar Pandanarang (julukan Persebi Boyolali) bakal menghadapi Persikama Kabupaten Magelang pada Kamis (4/11), PS Ebod Jaya Kebumen, Sabtu (6/11), dan terakhir kontra PSISa Salatiga, Senin (8/11).

Jelang kickoff, Persebi rajin menggelar ekshibisi. Mayoritas melawan tim satu kasta. Yakni menang lawan Persip Pekalongan 2-0, menang atas Persibat Batang 1-0, dan unggul 4-2 dari PS HW UMY Jogja.

Hasil terbaik diraih Persebi ketika membekuk salah satu tim kuat di Grup C Liga 2, PSCS Cilacap. Tampil di Stadion Kebogiro, Jumat (22/10), Persebi unggul tipis 2-1. Sedangkan satu-satunya hasil minor saat pramusim, terjadi kala ditekuk PSISa Salatiga degan sekor tipis 1-2.

“Melawan Salatiga, waktu itu kekuatan kami belum komplet. Masih di tahap awal pembentukan tim. Jadi ibaratnya masih transisi. Sekarang kekuatan kami berbeda. Dan saya optimistis dengan kualitas pemain,” paparnya.

Evaluasi juga digeber Mbah Gatot selepas ekshibisi. Secara garis besar, dia menyebut timnya cukup solid.

“Komunikasi antarpemain berjalan baik. Finishing juga semakin terasah. Karena jadwal di liga padat, saya sudah antisipasi dengan beberapa skema dan formasi. Mengantisipasi kalau ada pemain kunci yang cedera,” ujarnya.

Sementara itu, striker Persebi Joko Sasongko mengaku tak sabar segera terjun di Liga 3 Zona Jateng. Jam terbangnya di kancah sepak bola nasional, bakal dioptimalkan untuk mendongkrak performa Persebi.

“Sebagai putra daerah, saya ingin membawa Persebi promosi Liga 2. Dan saya melihat, manajemen sangat serius. Itu yang membuat saya yakin gabung di tim ini. Bicara peluang, tentu tak mudah. Target awal juara tingkat provinsi dulu,” tuturnya. (nik/fer/dam/Radar Solo)

Berita Terkait





Sumber : https://bolaindo.com/2021/10/31/skuad-mewah-persebi-boyolali-siap-tempur-di-liga-3-zona-jateng/

Pos terkait

Tinggalkan Balasan