Gara-gara Saling Lapor, Ibu Pedagang Sayur Malah Jadi Tersangka, Ini Kata Kompolnas!

  • Whatsapp



JAKARTA, RRI.MY.ID – Penetapan seorang ibu pedagang sayur di Deli Serdang, Sumatera Utara, sebagai tersangka usai dianiaya preman masih menjadi teka-teki.

Pedagang sayur yang diketahui bernama Litiwari Iman Gea dikenai pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Gea ditetapkan sebagai tersangka lantaran pihak keluarga preman juga melaporkannya ke kepolisian.

Bacaan Lainnya

Melihat video yang beredar, Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti, mempertanyakan dasar dari penetapan tersebut.

“Ini ya nggak masuk akal ketika kemudian justru si ibu dituduh melakukan tindakan yang melukai yang menganiaya, ini yang perlu dipertanyakan,” kata Poengky kepada KompasTV, Senin (11/10/2021).

Poengky juga menyebut dalam proses penyelidikan untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka harus didukung kuat dengan scientific investigation.

“Apakah ketika saling lapor ini ya, apakah sudah ada saksi-saksi dan bukti-bukti dengan didukung scientif crime investigation,” sambungnya.

Lalu bagaimana sebenarnya pihak kepolisian melakukan proses hukum hingga proses penetapan tersangka pada korban?

Simak pembahasan lengkapnya bersama suami korban penganiayaan, Hatoasa Hura, dan Komisioner Kompolnas, Poengky Indarti.

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=gOpGIl7ZiK4

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

26 Komentar

  1. Wah kasihan si ibu dan semangat bu saya doakan semuanya berjalan lancar dan preman mau enak saja tdk kerja dan gk merasa dia lahir dari seorang ibu dan hrsnya jangan dipukul dan ditendang.Semoga jadi Pahala buat ibu ya.

  2. Alasan bagaimanapun ibu dikeroyok laki laki preman 3 orang biarpun ibu itu bawa senjata memukul preman tetap saja ibu itu adalah korban dan tidak boleh jadi tersangka anggap aja memukul itu membela diri.