Bansos Seperti Balsem, Kemiskinan Ekstrem Tetap Harus Diselesaikan

  • Whatsapp


RRI.MY.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan, penanganan kemiskinan ekstrem tidak cukup dengan skema bantuan sosial (bansos) saja.

Bacaan Lainnya

Pendekatan untuk menangani permasalahan kemiskinan ekstrem harus secara komprehensif dengan banyak pendekatan. Muhadjir pun mengibaratkan bansos seperti balsem, obat gosok untuk meredakan nyeri akibat cedera yang tidak akan mengobati penyakit.

“Kemiskinan ekstrem tidak cukup diberi dengan bansos. Bansos itu kalau untuk tangani kemiskinan ekstrem seperti balsem. Jadi obat semua penyakit tetapi sebetulnya tidak menyelesaikan penyakit. Hanya menyelesaikan rasa sakitnya aja. Tetapi penyakitnya tidak selesai,” ungkap dia, Minggu (31/10).

Lebih lanjut, Menko PMK menyebut Probolinggo, khususnya Kabupaten Probolinggo sebagai salah satu wilayah yang masuk kategori kemiskinan ekstrem tinggi. Berdasarkan data, di Provinsi Jawa Timur, total jumlah penduduk miskin ekstrem mencapai 508.571 jiwa dengan sebanyak 114.250 jiwa merupakan penduduk miskin ekstrem berada di Kabupaten Probolinggo.

“Tentu saja karena Probolinggo ini kota dan kabupatennya satu tempat yang tidak bisa dipisahkan, maka sebetulnya kemungkinan juga ada miskin ekstrem di Kota Probolinggo yang jumlahnya cukup banyak,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, salah satu yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah kemiskinan ekstrem di kalangan nelayan. Apalagi, Kota Probolinggo memiliki wilayah pesisir yang cukup luas.

Dirinya pun menyambut baik inisiasi Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin yang menginisiasi program BPJS Ketenagakerjaan untuk membantu kalangan nelayan. “Sudah nyambung apa yang sedang kita lakukan untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem, dengan apa yang menjadi perintah Presiden, dan dengan apa yang diinisiasi Pak Wali Kota Probolinggo,” jelasnya.

Muhadjir mengatakan, dengan adanya bantuan BPJS Ketenagakerjaan untuk kalangan nelayan akan membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan kecil yang belum sejahtera. “Saya sangat senang sekali, menyambut baik sekali inisiatif cerdas Pak Hadi untuk memberikan bantuan BPJS Ketenagakerjaan di kalangan nelayan kecil,” pungkas dia.





Sumber : https://www.RRI.MY.ID/nasional/31/10/2021/bansos-seperti-balsem-kemiskinan-ekstrem-tetap-harus-diselesaikan/

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *