Utang Menumpuk, Garuda Indonesia akan Diganti Jadi Pelita Air?

  • Whatsapp



RRI.MY.ID – Pemerintah membuka opsi mengganti Garuda Indonesia menjadi Pelita Air Service.

Hal ini menyusul utang Garuda Indonesia terus menumpuk hingga sejumlah perusahaan melayangkan gugatan.

Bacaan Lainnya

Ketua Harian Sekarga Tomy Tampatty berharap bisa segera bertemu presiden untuk menjelaskan permasalahan internal Garuda.

Serikat menyebut hanya presiden yang benar-benar bisa membantu menyelamatkan Garuda Indonesia.

Saat ini Garuda terlilit utang sebesar Rp 70 triliun dan terus bertambah Rp 1 triliun per tahun.

Gugatan pengadilan di dalam dan luar negeri juga terus berlangsung. Para kreditur meminta Garuda Indonesia segera melunasi utang.

Baca Juga Garuda Banyak Digugat dan Utang Setumpuk, Pengamat: Prospek Bisnisnya Masih Bagus di

Pengamat BUMN, Toto Pranoto menilai diperlukan kesepakatan RRI.MY.ID manajemen Garuda Indonesia dan kreditur untuk restrukturasi utang.

Melansir dari Kompas.com, Persiapan Pelita Air sebagai maskapai berjadwal ini untuk mengantisipasi apabila restrukturisasi dan negosiasi yang sedang dijalani oleh Garuda tak berjalan mulus.

“Kalau mentok ya kita tutup (Garuda), tidak mungkin kita berikan penyertaan modal negara karena nilai utangnya terlalu besar,” kata Wakil Menteri BUMN II Kartiko Wirjoatmodjo dilansir dari RRI.MY.ID, Minggu (24/10/2021).

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=UU-L3HxArFc

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

42 Komentar

  1. Dalam kondisi sebelm pandemipun Tiketnya paling mahal,bahkan paling mahal didunia…
    mau terbang penumpang fullpun garuda tegap rugi mulu…
    bener2 g beres managemennya…
    perusahaan BUMN kok "BOBROK"wow dibanding perusahaan swasta…

  2. Negeri yang katanya kaya raya dengan sumber daya alam yang melimpah tapi terlilit hutang.
    jadi siapa yg menikmati hasil sumber daya alam yg melimpah itu.?
    Yang bisa jawab dapat hadiah sepeda 🤣

  3. Gua kan sudah bilang cuk. Pesawat sekarang banyak yang punya hutang. Karna kemarukan harta nya cuk. Yang cuma di otak nya duit" Tapi ngak ingat mati cuk. Karna ke cerobohan otak nya. Ya seperti ini lah. Mangka nya tes pcr itu ada sebab nya. Bukan cuma garuda semua nya juga

  4. Kalau memang sudah sangat merugikan negara, ya di jual aja Maskapai Garuda nya. Kan nanti bisa jadi bahan kampanye dan debat Capres yang akan datang "Buy Back Garuda" seperti janji kampanye si Mukidi yg mau "Buy Back Indosat".