Rachel Vennya Minta Maaf Usai Diperiksa 8 Jam dan Dicecar 35 Pertanyaan

  • Whatsapp



JAKARTA, RRI.MY.ID – Selebgram Rachel Vennya telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya selama 8 jam, Kamis (21/10/2021).

Dirinya dicecar 35 pertanyaan terkait kasus pelanggaran kekarantinaan.

Bacaan Lainnya

Didampingi oleh kuasa hukumnya, Rachel Vennya keluar dari Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kamis (21/10/2021) malam.

Rachel diperiksa selama delapan jam terkait kasus pelanggaran kekarantinaan karena tidak menjalani karantina pasca pulang dari luar negeri.

Dirinya meminta maaf dan mengaku siap menjalani proses hukum.

Polisi menyebut pemeriksaan Rachel berserta dua orang temannya kali ini untuk klarifikasi tindakan kabur semasa proses karantina setelah pulang dari luar negeri.

Jika terbukti melanggar, polisi menyebut Rachel bisa terkena dua pasal terkait yakni undang -undang wabah penyakit menular dan undang undang kekarantinaan.

Dari hasil penyelidikan, Kapendam Jaya menyebut ada dua oknum TNI yang diduga membantu Rachel Vennya kabur dari karantina.

Selain satu oknum TNI yang bertugas di bandara, FS, satu oknum lainnya yang bertugas di Wisma Atlet Pademangan, IG, juga dinonaktifkan dari komando tugas gabungan terpadu.

Keduanya kini dikembalikan ke satuan masing-masing. Penyidikan lebih lanjut nantinya akan ditangani oleh polisi militer.

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=1jWaEkJVLJk

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

48 Komentar

  1. Penjarkan dia biar dia tidak semauā€nya..masa garaā€ nafsunya aturan pemerintah di langgar semaunya
    Usut juga kasus plat nomor mobil nya itu
    Yang TEGAS!!!!!

  2. Jangan alasan nanti gamau dipenjara karena alasan anak.
    Berarti disaat dia kabur dari karantina. Dia ga mikirin kesehatan anak2 & keluarganya dong ? Yakin merasa sehat ? Walaupun sehat setidaknya patuh sama aturan. Jangan takaburšŸ™‚

  3. saya BKN pembenci rachel venya.tpi saya sebagai nakes ikut prihatin dengan kecurangan yg dilakukan Rahel venya.nakes berjuang mati2an siang malam untuk melawan covid.banyak teman2 sejawat yg meninggal karena terpapar covid.banyak pasien2 yg tidak tertolong krna covid.dan satu hal ada kasus seorang anak ingin nengok ibunya yg sedang kritis di Icu dan anaknya pulang k indo g bisa liat ibu nya untuk terakhir kalinya krna hrs mngikuti peraturan klo dri luar negri hrs karantina selama 14 hari.coba bayangkan kalo posisi itu di posisi kita .dan kita melihat orng lain bisa bebas karantina krna alasan kangen anak.tapi kita sndri melihat ibu yg kritis g bisa.krna covid kita hrs ppkm. bnyk orng yg di rumahkan. Indonesia sempat mnjdi tertinggi kasus yg meninggal di dunia.sungguh sangat disayangkan dengan kasus ini

  4. Blk dr USA yg seddang berlangsung pademi covid jenis terbaru…..siapa tau team dia membawanya ke Indo….ngg lihat kebelakang RV beberapa bln lalu….ribuan orang mninggal, ribuan orang kehilangan pekerjaan, apa RV tdk mlihat betapa ganasnya viruss covid ini…sy salah satu yg hampir merenggang nyawa bln jjuli lalu….melewati masa kritis di RS mninggalkan anak di rumah tdk terurus…..skrnng sy sngat percaya virus ini jgn dianggap enteng….benar kkata RM …hrs dipenjara RV, utk memberi efek jera jg utk orang lain yg coba2 mngikuti jejak nyya.

  5. Bikin ribed luh Venya. Ntar kl ada covid varian baru di indonesia biang kerok nya luh tuh ya rachel…lu emang seneng ya kl bnyk orang yg mati krn covid…šŸ˜