Pro Kontra Tindakan Polisi Hadapi Demonstran (3) – ROSI

  • Whatsapp



KOMPASTV – Dua tahun periode kedua Presiden Jokowi. Ada kemajuan, ada penurunan. Hasil survei Litbang Kompas dan SMRC menemukan sejumlah catatan penilaian publik, atas kinerja pemerintahan Jokowi Ma’ruf. Diantaranya tingkat kepuasan publik di bidang politik dan hukum menurun. Benarkah wajah hukum dan situasi demokrasi Indonesia saat ini, sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja

Selengkapnya di dialog Rosianna Silalahi bersama Prof Eddy Hiariej (Wakil Menteri Hukum dan HAM), Ade Armando (Dosen Ilmu Komunikasi UI), Kurnia Ramadhana (Peneliti ICW), Asfinawati (Ketua YLBHI), Yohan Wahyu (Peneliti Litbang Kompas), dan Muchlis Ainur Rofik ( dalam ROSI Eps. Rapor Demokrasi 2 Tahun Jokowi. Tayang Kamis, 21 Oktober 2021 pukul 20.00 WIB hanya di Kompas TV, Independen Terpercaya.

Bacaan Lainnya

Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB hanya di @kompastv. Independen Tepercaya.

Dan follow akun Instagram talkshow ROSI @rosi_kompastv juga Twitter di @Rosi_KompasTV

#RosiKompasTV #TalkshowRosi #Rosi #KompasTV #Talkshow

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=tq290UXVlFo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

32 Komentar

  1. Kayaknya perlu banyak belajar unt berdebat dengan prof Edi dan bang Ade ………..lain kali KOMPAS TV kalo undang nara sumber yg berkwalitas seperti bang Ade dan prof Edi dong biar Acr nya jadi berbobot….dan unt YLBHI dan ICW mohon dong belajar lebih banyak biar Bisa membuat masyarakat yg menonton bisa mendapatkan ilmu …..

  2. Yang tewas itu yg mana??
    Toh yg demo juga suka buat rusuh. Kalau Polisi diam, masyrakat yg rugi krena fasilitas umum dirusak. Ehhh, giliran ditindak, polisi dibilang terlalu agresif dan mlanggar HAM. 😂😂

  3. Indonesia bosan melihat demo2 bayaran yg mengatas namakan rakyat tapi ujung2nya tidak ada pointnya dan pasti membuat negara keluarkan biaya2 pengamanan mereka. Itu sama saja dg korupsi terselubung.

  4. Ktika perusuh membuat onar polisi jdi bingung klo di lumpuhkan kena ham kena hujat, kalo di biarin semakin menjdi jdi , bisa juga ke ampe melukai petugas, dan jga merusak pasilitas umum dan pribadi,

    marikita sebagai netizen, mahasasiswa dan aktifis untuk memberi cara menangani msalh semacam ini , bukannya menghujat tdak jelas

  5. bravo polri,,,, benar yg disampaikan wakil mentri ham tdi klo polisi tdk melakukan apa² dibilang polisi telambat ketika pelisi tegas dibilang melanggar ham. yg selalu mengkritik ini coba berikan masukan apa yg harus dilakukan polisi jangn cuma mengkrik aja

  6. Polisi—> Penegak Hukum
    KomnasHam—> Bertentangan dgn Polisi
    Jadinya apapun yg dilakukn polisi pst salah semua bagi KomnasHam! Bgmn klo tdk ada polisi??? Bisa hancur Negara, bgmn klo tdk ada KomnasHam??? Msh byk Negara lain yg tdk memiliki komnasham buktinya baik2 sj!

  7. Media, LSM2 dan komnas HAM selalu pakai standar ganda. Giliran ada polisi terluka karena demonstran anarkis paling2 jauh diberitakan : 2 polisi terluka dalam demonstrasi kemarin. Tapi giliran pendemo terluka langsung teriak2 HAM. Gmna ini coba? Bikin kacau negara