Penodongan Kawasan Tambora, Pengamen Jalanan Terlibat

  • Whatsapp


RRI, Jakarta: Seorang Pemuda warga Kampung Babakan, Sinar Baru Cilangkap, Lebak, Banten, Aldi Alamsyah (17) harus menjadi korban aksi pencurian dengan kekerasan. 

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, korban bersama dengan rekannya saat pulang kerja melintas di lampu merah Jembatan Dua, Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (14/10) lalu, sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat melintasi lokasi kejadian, kemudian korban dipanggil oleh seseorang (pelaku) untuk meminta tolong. 

“Korban tanpa curiga membantu dikarenakan melihat teman wanita pelaku muntah akibat minuman keras,” ujar Kapolsek Koja, Kompol Moh Faruk Rozi saat dikonfirmasi RRI.co.id, Sabtu (30/10/2021). 

Setelah itu, saat korban mendekat, satu orang pelaku mencekik sambil menodongkan senjata tajam jenis Kampak.

Faruq menyebut, pelaku berjumlah 2 orang laki-laki dan 1 perempuan, mengepung korban dan menggeledah badan korban. 

“Korban digeledah sampai pelaku menemukan handphone milik korban di saku sweater yang digunakan,” ucap Faruk. 

Sementara untuk teman korban berhasil melarikan diri dan meminta tolong kepada warga sekitar.

Mendengar teriakan saksi, para pelaku melarikan diri dengan menggunakan mobil angkutan kota (angkot) yang semula sedang parkir.

Lebih Jauh Faruk menjelaskan, atas dasar laporan korban, anggota buser Polsek Tambora di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Tambora, Iptu Yugo Pambudi, bersama dengan Panit Reskrim Iptu Ngurah dan anggota, melakukan penyelidikan

Kemudian, tepat hari Minggu, 24 Oktober 2021, sekitar pukul 22.30 WIB, di lampu merah jembatan lima, satu orang pelaku yang sudah berhasil diidentifikasi yaitu EK alias Ompong, nampak sedang mengamen.

Melihat pelaku, anggota Buser Polsek Tambora langsung melakukan penangkapan.

Setelah diamankan petugas, pelaku EK alias Ompong lantas memberitahu keberadaan rekannya atau pelaku yang lain.

Kemudian, pelaku IF pun berhasil ditangkap petugas di pangkalan angkot kawasan Cideng, Jakarta Pusat.

“Pelaku IF mengakui kesalahannya dan mengakui sajam jenis Kampak miliknya yang digunakan untuk mengancam korban,” ucapnya. 

Oleh pelaku IF sajam tersebut disembunyikan di kolong jembatan sungai/kali wilayah Cideng.

Setelah dilakukan pemeriksaan di kolong jembatan Cideng, ternyata sajam jenis Kampak tersebut sudah tidak ada.

“Atas kejadian tersebut kami berhasil mengamankan dua pelaku yakni EK Als Ompong dan IF als DG,” jelas Faruk.

Pelaku serta barang bukti 1 (satu) dus hp merk oppo dan 1 (satu) unit mobil daihatsu angkot tanah abang / jembatan lima dibawa ke Polsek Tambora untuk proses penyidikan lebih lanjut. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenakan pelanggaran Pasal 365 KUHPidana. (Miechell Octovy Koagouw)





Sumber : https://rri.co.id/nasional/sigap/1242212/penodongan-kawasan-tambora-pengamen-jalanan-terlibat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *