Pemain Voli Wanita Dipenggal Taliban? Begini Faktanya!

  • Whatsapp



JAKARTA, RRI.MY.ID Ramai kabar kelompok Taliban telah memenggal kepala pemain voli wanita dari klub voli Kabul, Afghanistan bernama Mahjabib Hakimi.

Dilansir dari Kompas.com (22/10/2021) menurut pelatihnya yang diwawancarai oleh The Persian Independent, Mahjabin Hakimi dipenggal oleh Taliban pada awal Oktober 2021.

Bacaan Lainnya

Bahkan, beredar di media sosial foto yang diyakini mayat Mahjabin Hakimi dengan cedera di leher.

Pusat Jurnalisme Investigasi Payk di Afghanistan mengatakan bahwa sumbernya telah mengkonfirmasi bahwa Mahjabin dipenggal Taliban di Kabul.

Baca Juga Taliban Dituduh Penggal Kepala Bintang Voli Perempuan Afghanistan di

Namun, fakta kematian Mahjabin ditemukan oleh Altnews.in. Kematian Mahjabin disebut bukan karena dibunuh oleh Taliban. Keluarga mengungkapkan bahwa Mahjabin tidak dibunuh Taliban.

“Dia tidak dibunuh oleh Taliban pada Oktober. Kematian Mahjabin terjadi pada 6 Agustus dan tubuhnya ditemukan di kamar mandi tunangannya di Kabul,” kata keluarganya dilansir dari Kompas.com (22/10/2021).

“Dia (tunangannya) mengklaim Mahjabin mati gantung diri. Namun, keluarga kami mencurigai adanya tindakan licik yang dilakukan oleh mertuanya,” lanjut keluarga Mahjabin Hakimi.

Video Editor: Laurensius Krisna Galih

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=tYc2vmbJwas

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

44 Komentar

  1. kompastv memang beda dengan metro tv. kompastv akan selalu menjaga berita berita hoax, maka sumber beritanya di ambil dengan netral. beda ama metro tv beritanya berpihak ke barat. seperti pemilik berita di film spiderman agar lebih menarik spiderman akan di buat berita agar seakan akan spiderman merampok 🤣🤣🤣🤣🤣

  2. Aduh skalipun q bkn pendukung Taliban
    Tp kalo gak ada video nyata dgantUngnya atau dpenggalnya ogah mau percya.
    Krn jaman skrg,smua bs dbikin.apa lg media
    Di indo ajah bny hoax apa lg itu negara entah dmana blm pernah nginjek.seperti indo tu kalo di Australia suka di fitnah soal Papua

  3. Nah ini baru media bener, mengecek fakta dilapangan dan mencari sumber info sebanyak bnyaknya sebelum menyebarkan berita, gk kayak chanel tetangga yg cm dpt sumber info dr 1 pihak langsung diberitain, akhirnya islamofobia di chanel itu bersorak gembira liat berita taliban yg penggal atlet itu 😁