Jokowi Jengkel: Saya Perintahkan Ganti Mesinnya, Netes Saja Satu Pun Ndak!

  • Whatsapp



JAKARTA, RRI.MY.ID Presiden Jokowi jengkel soal persoalan tata kelola perusahaan BUMN di sektor pangan khususnya gula. Hal ini karena BUMN di sektor gula tak mengikuti arahan Jokowi sejak 7 tahun lalu.

“Untuk BUMN di sektor pangan, gula misalnya. 7 tahun lalu saya datang ke pabrik gula, lah mesinnya kaya gitu, gimana mau punya rendemen yang tinggi. Gak mungkin,” katanya Presiden Jokowi seperti dilihat di Youtube Sekretariat Presiden, dikutip Minggu (17/10/2021).

Bacaan Lainnya

Baca Juga Jokowi Jengkel Soal BUMN yang Tidak Berkembang: Kalau Saya Langsung, Tutup Saja! di

Menurut Jokowi kualitas dan kuantitas gula di Indonesia masih rendah. Ia pun menyebut salah satu permasalahannya pada mesin yang sudah lama. Ia pun meminta agar mesin yang lama diganti ke mesin yang lebih canggih, namun pihak BUMN di sektor gula tidak kunjung menggantinya.

“Saya perintahkan ganti mesinnya, tapi netes satu pun ndak. Bisa ini saya kejar kalau caranya seperti itu diulang-ulang,” katanya.

Presiden Jokowi mengatakan ketahanan pangan saat ini menjadi sesuatu hal yang penting melihat adanya perubahan iklim yang terjadi.

Video Editor: Lisa Nurjannah

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=NEKeBsQHK-M

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

35 Komentar

  1. DIREKTUR DIREKTUR BUMN / BUMD ITU KEBANYAKAN TITIPAN DARI PARTAI POLITIK… YA PANTES AJA GA BISA KERJA KARENA BUKAN BIDANGNYA… GAJI GEDE PLUS FASILITAS FASILITAS.. DARI GAJI GEDE TERSEBUT DIBAGIKAN KEPARTAI POLITIK BUAT KAS PARTAI.. SEBAIKNYA BUMN / BUMD DIREFORMASI TOTAL GANTI SEMUA DIREKTUR SAMPE MANAGER.. KALO CUMA DINASEHATI DIBENTAK TETAP AJA GA BISA JALAN

  2. BUMN lepaskan dari negara dan pemerintahan, biarkan mereka mandiri, rekrutmen pegawai harus bersih, pemilihan direksi dan komisaris serahkan ke mekanisme RUPS, jangan campuri dengan nepotisme.

  3. Pemimpin yang lemah hanya akan bisa menyalahkan anak buahnya. Sebetulnya sudah bagus niatnya (bisa keliatan dari mukanya, entah klo acting kayak di gorong2). Dikelilingi oleh partai2 korup, anak buah rangkap jabatan, dan rakyat yg mudah ditipu oleh pencitraan…. Kombinasi yg pas untuk kehancuran bangsa

  4. Emang dongok pak..kalo udah dapet jabatan dan adem di kantor, kerjaan cuma eitgh to five tanpa target hasil kerja..boro2 mau ngembangin usaha spt yg kejadian di KAI yg bs ber evolusi spt itu..BUMN emang butuh direktur yg professional..mahal di gaji, tp setara dengan hasil..gak ada hasil ya lsg pecat..

  5. Pertanyaan ya adalah:

    1. Kenapa kok sudah 7 tahun dibiarkan saja? Apakah baru diketahui? Sementara korban nya adalah Ketahanan Pangan Nasional?

    2. Pak Menteri nya apakah ā€œsleeping on the job?ā€ Katanya generasi ā€œmuda?ā€

    3. Kemudian yang terakhir, apakah ada konsekwensi nyata akibat ketidak becusan para Leaders di BUMN ini? Kalau kita menganut ilmu Management, itu bukan semata-mata salah ā€œtikus atau kecoro-kecoroā€ nya, melainkan kesalahan para PUCUK PIMPINAN nya.

    Mohon maaf, All talks no action alias ā€œcurhat,ā€ tidak BERGUNA!

  6. Karna sudah banyak penyusup ANTI PANCASILA di BUMN, yg mana itu sudah menjadi rahasia umum, maka fokus mereka bukan membangun, tapi membiayai pejuang2 ANTI PANCASILA.
    BUMN punya UU khusus makanya menjadi LAHAN BASAH. Kasihan memang INDONESIA di GEROGOTI bak Belatung yang merusak secara perlahan dari dalam, merusak organ2 inti yang nantinya membuat negara jatuh.