Garuda Indonesia Dinilai Penuh Konspirasi, Bayang-bayang Dipailitkan di Depan Mata

  • Whatsapp



JAKARTA, RRI.MY.ID – Serikat karyawan Garuda Indonesia menolak rencana Kementerian BUMN untuk mempailitikan maskapai karena dinilai penuh konspirasi.

Ketua harian Sekarga Tomy Tampatty berharap bisa segera bertemu presiden untuk menjelaskan permasalahan internal Garuda.

Bacaan Lainnya

Serikat menyebut hanya presiden yang benar-benar bisa membantu menyelamatkan Garuda Indonesia.

Saat ini Garuda terlilit utang sebesar Rp 70 triliun dan terus bertambah Rp 1 triliun per tahun.

Gugatan pengadilan di dalam dan luar negeri juga terus berlangsung. Para kreditur meminta Garuda Indonesia segera melunasi utang.

Pengamat BUMN, Toto Pranoto menilai diperlukan kesepakatan RRI.MY.ID manajemen Garuda Indonesia dan kreditur untuk restrukturasi utang.

Penurunan PPKM di sejumlah daerah juga angkutan haji diharapkan bisa menjadi harapan bagi Garuda Indonesia untuk kembali memperbaiki cashflow.

Namun jika upaya restrukturasi kepada para krediturnya tidak menghasilkan kesepakatan antar pihak, sangat mungkin pemerintah sebagai pemegang saham terbesar memutuskan maskapai dipailitkan.

Kemudian memilih Pelita Air sebagai maskapai full service karena mayoritas sahamnya milik Pertamina.

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=E9n1H6q5a6g

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

46 Komentar

  1. Ealah konspirasi konspirasi.. Kerja aja ga bener.. Coba buka mata market Indonesia penumpang nya seperti apa, kantong seperti apa.. Coba garuda iktuin airlines swasta seperti lion air atau airlines lain.. HARGA TIKET MURAHIN.. Cuan sedikit ga masalah yang penting biaya operasional ketutup. Susah emang kalau dirutnya mikir ini perusahaan bumn. Coba dirutnya mindestnya perusahaan gue. Pasti pola kerjanya akan beda

  2. Negeri yang katanya kaya raya dengan sumber daya alam yang melimpah tapi terlilit hutang.
    jadi siapa yg menikmati hasil sumber daya alam yg melimpah itu.?
    Yang bisa jawab dapat hadiah sepeda 🤣

  3. selama cara manage garuda sama,org2x yg dipilih sama mentalnya,pekerjanya sama mentalnya,mau ampe kapan bakalan rugi terus.jadi mending tutup.ganti nama,ganti orang,ganti manajemen,ganti filosopi.
    org yg bisa bikin garuda untung hnyalah orang yang tau cara hemat biaya,tp tetap aman dan disukai konsumen,dan ceo juga bebas melakukan apapun utk membuat garuda untung tanpa ada tekanan/kekangan dr pihak manapun
    kalo ceo ga bebas / mau lakukan hal itu,garuda sampai kapanpun pasti akan rugi.

  4. Mungkin bosnya mas derektor nya ini kan bisnis kalau selalu rugi buat apa bisnis ini? Garuda kalau rugih minta talangan pemerintah, uang ya dari kutip pajak rakyat kan xbetul, baik tutup saja biar x bayar gaji buta

  5. Padahal klo dr awal pesawat boeing rancangan habibie diteruskan kita bkal punya pesawat penumpang sendiri, ga perlu sewa2 pesawat bunga tinggi. Dana bangun pesawatnya malah ga jlas dipake nyewa, mana dikorup lg. Suruh tuh para koruptornya yg byr utang.

  6. Di restru jg percuma udh keblunder, g bsa di slamet2i Perusahaan yg sakit dari dulu di suntikk PMN, kt pak jokowo : "Mohoonn maaf ENNAK SEKALI"… 😜😛 kalo saya langsu " TUTUP AJA" 😂

  7. Oknum yg sebelumnya di garuda langsung seneng dah ada lahan basah baru, gak yakin gw pelita bakal lebih baik nanti apalagi gk ada pengalaman full service airline.. Udahlah daripada buang2 duit gk usah ada flagship carrier

  8. Daripada nantinya Pemerintah harus dirongrong atas hutang Garuda Indonesia sebesar 70trilliun Rupiah dan terus membengkak karena buruknya manajemen sistem Garuda Indonesia, lebih baik dipailitkan saja.
    Lagipula realistis saja, Garuda Indonesia tidak mungkin bertahan tanpa suntikan dana untuk penambahan modal demi berjalan di defisit keuangannya dan demi mencicil hutangnya.
    Saya yakin mayoritas masyarakat Indonesia tidak akan setuju apabila Pemerintah menggunakan dana APBN yang berasal dari uang rakyat (Pajak, Cukai dsb) untuk menambal keuangan Garuda Indonesia yang defisit Trilliun an.
    Lagipula Garuda Indonesia walaupun punya nama besar, namun tidak menguasai hajat hidup orang banyak serta tidak menyasar pada peningkatan kesejahteraan rakyat kecil dan miskin, jadi buat apa ribet mempertahankannya?
    Malah kalau dipertahankan akan dituding kental dengan isu kepentingan politik, bisa saja tudingan akan menyasar bahwa Pemerintah mempertahankan Garuda Indonesia demi seluruh karyawan Garuda Indonesia beserta keluarga besarnya nantinya harus memilih pihak yang berkuasa sekarang demi terus Garuda Indonesia dipertahankan.
    Banyak pelanggan nya kok terus merugi?! 🤣
    Apalah arti sebuah nama besar perusahaan, walaupun banyak pelanggan nya, walaupun bagus dari segi brandingnya, apabila selalu merugi dan tidak efisien.