Gara-gara UU ITE, Masyarakat Takut Berpendapat? – ROSI

  • Whatsapp



KOMPASTV – Ada anggapan jika masyarakat mengkritik pemerintah, akan berujung pada jeratan pasal UU ITE. Dosen Ilmu Komunikasi UI, Ade Armando pun membantah hal tersebut. Menurutnya, ketakutan masyarakat untuk berpendapat tidak selalu berkaitan dengan kritik pemerintah. Tak perlu berkomentar soal pemerintah pun juga bisa terkena UU ITE. Ade mencontohkan pada kasus Jerinx yang menyebut IDI kacung WHO, dan berakhir pada penetapannya sebagai tersangka UU ITE.

Selengkapnya di dialog Rosianna Silalahi bersama Prof Eddy Hiariej (Wakil Menteri Hukum dan HAM), Ade Armando (Dosen Ilmu Komunikasi UI), Kurnia Ramadhana (Peneliti ICW), Asfinawati (Ketua YLBHI), Yohan Wahyu (Peneliti Litbang Kompas), dan Muchlis Ainur Rofik (Manager Media dan Komunikasi SMRC) dalam ROSI Eps. Rapor Demokrasi 2 Tahun Jokowi. Tayang Kamis, 21 Oktober 2021 pukul 20.00 WIB hanya di Kompas TV, Independen Terpercaya.

Bacaan Lainnya

Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB hanya di @kompastv. Independen Tepercaya.

Dan follow akun Instagram talkshow ROSI @rosi_kompastv juga Twitter di @Rosi_KompasTV

#RosiKompasTV #TalkshowRosi #Rosi #KompasTV #Talkshow

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=PfJYyb3zruk

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

28 Komentar

  1. Loe Aswin aktivis model apa, ada UU ITE AJA anda brani podcast tanpa bisa membuktikan.. Bilang takut, di bungkam.. TAPI PODCAST DI YOUTUBE… haha… PRET…
    TAU ARTI DI BUNGKAM GA??!!
    DI BUNGKAM ITU KAYA DI KORUT.. BARU DIBUNGKAM, ANDA KOAR2 DI MEDIA BEBAS KOK.. MALAH TANPA DATA..

  2. Si asfi itu harus belajar lagi, dan belajar juga mendengar dengan baik, ini dia sama nich dengan si roki' si zon' si fahri' si mardani' mau benar sendiri' yang lain salah semua' dia anggap yang dungu, padahal dia nya yang dungu👎

  3. Si asri ini yg katanya pembela ham tapi kenyataannya pembelaan ham itu hanyalah alat, alat untuk mendeskreditkan pemerintah. Penyuaraan ham dengan mata kuda. Ketika kkb dibunuh dan ditangkapi aparat si asri dan ashar (cs nya) bersuara keras. Sedang begitu nakes, guru2, aparat dibantai kkb mereka diam seribu bahasa.