Cegah Bayi Terpapar Pneumonia, Ini Anjuran Penting dari Tim Dinkes

  • Whatsapp
alexametrics


RRI.MY.ID- Tak hanya menuntaskan vaksinasi Covid-19. Capaian imunisasi pneumococcal conjugate vaccine (PCV) untuk pencegahan penyakit akibat infeksi bakteri streptococcus pneumoniae atau kuman pneumokokus, sejauh ini juga masih rendah.

Bacaan Lainnya

Untuk mengejar capaian tersebut, dinas kesehatan (dinkes) Pemkab Gresik membuka layanan imunisasi jemput bola ke rumah rumah (door-to-door) mulai November nanti. Layanan imunisasi PCV ini diperuntukkan bagi bayi usia 2 bulan, 3 bulan, dan 12 bulan.

Petugas kesehatan akan mendatangi para ibu yang mempunyai bayi di bawah 1 tahun. Imunisasi untuk mencegah balita terserang radang paru-paru ini dilakukan tiga tahap. “Sebelumnya, mungkin karena kondisi pandemi Covid-19, masyarakat takut. Sehingga banyak jadwal imuniasi rutin dan PCV ini tertunda,’’ kata Nur Farida, kepala seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Pemkab Gresik, Sabtu (30/10).

Khusus untuk warga Gresik, lanjut Farida, pihaknya meminta para ibu yang bayinya belum diimunisasi PCV segera mendaftar ke posyandu terdekat. Petugas posyandu nanti menjadwalkan pelaksanaan imunisasi PCV. “Ibu-ibu bisa membuat janji dengan petugas imuniasi PCV melalui posyandu,’’ ungkapnya.

Lokasi imunisasi PCV, tidak harus di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) seperti puskesmas, posyandu, puskesdes. ‘’Bisa juga di rumah warga, rumah Pak RT, Pak RW atau balai desa,” kata perempuan alumnus Undip ini.

Laporan yang masuk ke dinkes Provinsi Jatim, jumlah komulatif bayi penerima PCV tahap 1 di Kabupaten Gresik baru mencapai 15,06 persen atau 2.990 bayi, dari bayi lahir hidup sebanyak 19.859 bayi. Sedangkan untuk PCV tahap 2 ada 8,60 persen atau 1.707 bayi.





Sumber : https://www.RRI.MY.ID/surabaya/30/10/2021/cegah-bayi-terpapar-pneumonia-ini-anjuran-penting-dari-tim-dinkes/

Pos terkait

Tinggalkan Balasan