Warga Tambora Jadi Korban Pencurian Kekerasan

  • Whatsapp


RRI, Jakarta: Seorang Pemuda warga Kampung Babakan, Sinar Baru, Cilngkap, Lebak Baten, Aldi Alamsyah (17) menjadi korban aksi pencurian dengan kekerasan.

Bacaan Lainnya

Korban bersama dengan rekannya saat pulang kerja melintas di lampu merah jembatan dua Kelurahan Angke, Tambora, Jakarta Barat pada Kamis, Oktober 2021 sekira pukul 23.30 WIB. Saat melintasi lokasi kemudian korban dipanggil oleh seseorang (pelaku) untuk meminta tolong.

“Korban tanpa curiga membantu dikarenakan melihat teman wanita pelaku muntah akibat minuman keras,” ujar Kompol Moh Faruk Rozi saat dikonfirmasi, Jumat, (29/10/2021).

Saat korban mendekat, satu orang pelaku langsung mencekik sambil menodongkan senjata tajam jenis kampak.

” Pelaku berjumlah 2 orang laki laki dan 1 perempuan. mengepung korban dan menggeledah badan korban, sampai pelaku menemukan handpone milik korban di saku switer yang digunakan,” ujar Faruk.

Sementara teman korban berhasil melarikan diri dan meminta tolong kepada warga yang berada di sekitar, mendengar teriakan saksi para pelaku kabur dengan menggunakan angkot yang semula sedang terparkir.

Lebih jauh Faruk menjelaskan, atas dasar laporan korban, anggota Buser Polsek Tambora di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Tambora Iptu Yugo Pambudi bersama dengan Kanit Reskrim Iptu Ngurah dan anggota melakukan penyelidikan.

Kemudian tepatnya pada Hari Minggu tanggal 24 Oktober 2021 sekira jam 22.30 WIB di lampu merah Jembatan Lima, satu orang pelaku yang sudah berhasil diidentifikasi yang bernama EK alias Ompong sedang ngamen lalu oleh anggota Buser Polsek Tambora berhasil diamankan.

Setelah diamankan pelaku EK Als Ompong memberitahu keberadaan pelaku yang lain dan berhasil diamankan an I F als DG di pangkalan angkot yang berada di Jalan Cideng, Jakarta Pusat.

“Pelaku I F als DG mengakui kesalahannya dan mengakui sajam jenis Kampak miliknya yang digunakan untuk mengancam korban,” ucapnya.

Oleh pelaku IF als DG sajam tersebut disembunyikan di kolong kali di wilayah Cideng.

Setelah di lakukan pemeriksaan di kolong jembatan Cideng, ternyata sajam jenis kampak tersebut sudah tidak ada.

“Atas kejadian tersebut kami berhasil mengamankan 2 (dua) orang pelaku yakni EK Als Ompong dan IF als DG,” jelas Faruk. 

Atas penangkapan tersebut kemudian pelaku serta barang bukti 1 (satu) dus HP merk Oppo dan 1 (satu) unit mobil Daihatsu angkot tanah abang / jembatan lima di bawa Kapolsek Tambora untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. 

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 365 KUHPidana.





Sumber : https://rri.co.id/nasional/peristiwa/1240756/warga-tambora-jadi-korban-pencurian-kekerasan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *