Kisah Harvey Blair, Didikan Akademi Man United yang Moncer di Liverpool

  • Whatsapp
10 Foto Sophie Christin, Menyebut Dirinya Penggemar Nomor 1 Arsenal


“Dididik Man United sejak kecil, dipetik Liverpool ketika remaja. Calon bintang!”

Bacaan Lainnya

RRI.MY.ID – Akademi Liverpool telah menghasilkan beberapa pemain luar biasa selama bertahun-tahun. Salah satu yang terbaru dan sedang menjadi pembicaraan banyak orang adalah Harvey Blair. Dia bisa mengikuti jejak Trent Alexander-Arnold atau Curtis Jones.

Lahir di Huddersfield, Blair awalnya bergabung dengan Manchester United sebelum pindah ke Liverpool pada 2015. Dia bekerja keras dalam meniti kariernya dan akhirnya menandatangani kontrak profesional pertama pada Oktober 2020, atau tidak lama setelah ulang tahun ke-17.

Tapi, di awal karier profesionalnya, Blair sedikit terhambat karena cedera hamstring dan ankle yang dialami pada awal musim 2020/2021 setelah mencetak dua gol hanya dalam empat penampilan Liga Premier U-18.

Blair kini telah mengembalikan kebugarannya dan baru-baru ini mencatatkan gol plus assist dalam kemenangan 3-0 atas Sunderland bersama Liverpool  U-18. Dia juga mencetak gol kemenangan dalam pertandingan Piala Liga U-18 melawan Aston Villa dan melakukan debut Liga Champions Junior pada awal bulan ini.

Dia kemudian melakukan debut senior midweek ini. Blair dimainkan di menit 55 dalam kemenangan 2-0 atas Preston North End di Piala Liga

Selama ini Blair dikenal sebagai pemain sayap dan biasanya bermain di kiri. Tapi, dia juga beroperasi sebagai striker dan beberapa kali terlihat nyaman saat dimainkan sebagai gelandang. Blair adalah pemain yang unggul dalam kecepatan dan gerakan kakinya sangat lincah.

10 Foto Sophie Christin, Menyebut Dirinya Penggemar Nomor 1 Arsenal

Sial bagi Blair, Liverpool saat ini memiliki tiga winger terbaik di Liga Premier. Mereka Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Diogo Jota. Tapi, Salah dan Mane akan bermain di Piala Afrika pada Januari-Februari 2022. Artinya, pemain berusia 18 tahun itu berpeluang dimainkan Juergen Klopp saat kedua pemain andalannya membela negara masing-masing.

“Senang bisa menandatangani kontrak profesional pertama saya dengan klub terbaik di dunia. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” tulis Blair di Instagram resminya pada 2020.

“Pengalaman luar biasa untuk melakukan debut saya di Liverpool. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang percaya pada saya,” tulis Blair di Instagram setelah pertandingan melawan Preston.

Keberadaan Blair di skuad utama saat melawan Preston otomatis membuat pelatihnya di tim junior senang. “Kami sangat beruntung memiliki pemain yang sangat bagus. Harvey Blair adalah satu lagi talenta terbaik kami,” kata Pelatih Liverpool U-18, Marc Bridge-Wilkinson, kepada Liverpool Echo.

“Sangat menyenangkan memiliki Oakley (Cannonier) dan Harvey (Blair) setelah kembali dari cedera. Pasangan ini memberi kami pilihan yang bagus di lini serang,” lanjut Bridge-Wilkinson pada bulan September.

Pada Oktober 2020, situs resmi Liverpool menuliskan: “Blair adalah pemain yang memiliki kecepatan dan kontrol bola yang baik”. Begitu pula Klopp yang menyatakan Blair sebagai pemain muda dengan masa depan bagus.

“Saya senang bisa memberi anak-anak kesempatan. Bahkan ketika itu hanya beberapa menit. Ini hanya awal bagi mereka. Ini bukan pertandingan terakhir. Ini adalah pertandingan pertama bagi sebagian orang. Sekarang, mereka bisa membangun kepercayaan diri itu,” kata Klopp.

(diaz alvioriki/anda)





Sumber : https://www.RRI.MY.ID/detail/9109/kisah-harvey-blair-didikan-akademi-man-united-yang-moncer-di-liverpool.html

Pos terkait

Tinggalkan Balasan