Instruksi Presiden Jokowi Jelang Pembelajaran Tatap Muka: Harus Ekstra Hati-hati!

  • Whatsapp



JAKARTA, RRI.MY.ID Presiden Joko Widodo berikan instruksi jelang pembelajaran tatap muka agar digelar dan dijalankan dengan ekstra hati-hati.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Menkoperekonomian, Kapolri, Panglim TNI dan Kepala BNPB di Istana Kepresidenan, Senin (7/6)

Bacaan Lainnya

“Bapak Presiden tadi mengarahkan, pendidikan tatap muka yang nanti ajan dimulai itu harus dijalankan dengan ekstra hati-hati. Tatap muka dilakukan secara terbatas,” ujar Budi.

Ada sekitar 5 instruksi yang diberikan Jokowi jelang Pembelajaran tatap muka, yang pertama tatap muka ini hanya boleh maksimal 25 persen dari total siswa.

Kedua, tatap muka ini tidak boleh dilakukan lebih dari dua hari dalam sepekan.

Ketiga, Maksimal pembelajaran hanya dua jam.

Keempat, Menghadirkan anak kesekolah ditentukan oleh Orang tua.

Kelima, Guru yang mengajar harus selesai divaksinasi.

Menkes meminta kepada kepala daerah agar memprioritaskan guru dan lansia.

“Jadi mohon kepada kepala daerah, karena vaksin kita kirim ke daerah, prioritaskan guru dan lansia. Guru harus sudah divaksinasi sebelum tatap muka terbatas dilaksanakan,” kata dia.

Video Editor: Agung

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=iMgNu8brHNI

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

27 Komentar

  1. Semoga bisa

    belajar tatap muka semoga seluruh nkri pada sehat dan selalu dilindungi allah dan mohon dengan sangat jangan berjabatan tangan dulu dengan siapapun kecuali pakai sarung tangan biar virus tidak kontak langsung🤲🙏🏻

  2. Pendidikan masih bisa dikejar dicari dipelajari dimana saja tanpa kesekolah kalo nyawa mau cari kemana covid bukan sesuatu yg mengerikan tp gak enak terkena nya itu

  3. Pemerintah mikiri kesehatan anak2 ortu mikiri kerugian byr spp mikir ae lg untung nyawa baik2 aja atau rugi bila kena covid gak dpt tempat perawatan masalahnya rumah sakit penuh

  4. Assalamualaikum,perkenalkan nama aku ismawati umur 10 tahun masih sekolah dasar.. Tolong bapak ibu pemerintah,buka semua sekolah tatap muka diindonesia tanpa dibatasi waktu dan tempat belajar kami..
    Banyak teman aku pada suka tawuran,isap lem,mencuri,narkoba,dan hanya bermain game online..janganlah merusak bangsa Indonesia yg kami cintai dengan menutup sekolah dan belajar dirumah.. Kami rindu guru sekolah kami disekolah..
    Tolong bapak ibu pemerintah mendengar. Terima kasih

  5. Sekolah harus memakai pendidikan berbasis komunitas, sekolah yg menyenangkan inspiratif ini akibat kurikulum akademik cognitive load dimana2 terus daring shg tidak membudaya belajar mandirinya

  6. Mending sekolah di rumah aja gak usah masuk sekolah , ketimbang masuk sekolah cuman 2 jam , ngabisin bengsin saja , kasihan rumahnya yang jauh dari sekolah . Coba pasar / mall di suruh buka hanya 2 jam sehari .