Ibu jadi saksi hubungan Wenny Ariani dan Rezky Aditya sampai punya anak

  • Whatsapp
Wenny Ariani, Rezky ADitya dan CItra Kirana


Wenny Ariani membawa sang ibu jadi saksi dan masih mendesak Rezky Aditya untuk mengaku dan bertanggung jawab atas anak perempuan mereka.

Bacaan Lainnya

Meski begitu, Rezky Aditya tetap bungkam dan tak hadir di setiap persidangan. Ibunda Wenny, Dewi pun turut buka suara terkait hal itu. Seperti apa? Simak ulasan berikut.

Wenny Ariani desak Rezky Aditya tes DNA

Rezky Aditya lagi-lagi tak hadir di persidangan atas dugaan tindak pidana perlindungan terhadap anak yang dilaporkan oleh Wenny Ariani. Namun, Wenny tak heran jika Rezky tak hadir.

“Kalau masalah Rezky tidak hadir itu udah biasa kali ya. Ini bisa diwakilkan, jadi enggak ada masalah sih, cuman lebih gentle buat saya kalau dia hadir,” kata Wenny Ariani melansir YouTube Intens Investigasi pada Jumat (29/10/21).

Dalam persidangan itu, Wenny Ariani membawa ibu sebagai saksi hubungan masa lalunya dengan Rezky Aditya sampai punya anak. Menurut Wenny, ibundanya, Dewi mengetahui secara langsung bagaimana kedekatan dia dengan suami Citra Kirana tersebut.

“Yang namanya saksi itu kan adalah melihat sendiri dan mendengar sendiri, bukan dari katanya. Kebetulan mamah itu kan melihat dan menyaksikan sendiri kedekatan saya dengan Rezky dan saya tidak mau memaksa. Artinya saksi itu memberikan kesaksian dari dalam hatinya karena melihat kepentingan anak saya. Walaupun tidak disumpah tapi paling tidak memberikan gambaran kepada hakim mengenai kedekatan sama dengan Rezky,” tuturnya.

Wenny Ariani, Rezky ADitya dan CItra Kirana. Sumber: Instagram

Meski Rezky Aditya terus membantah memiliki anak darinya, Wenny Ariani tetap mendesak aktor 36 tahun itu untuk melakukan tes DNA. Menurut Wenny, jika Rezky Aditya tak merasa bersalah seharusnya tidak takut untuk menjalani tes DNA.

“Dari awal kasus saya bilang bahwa Kekey akan melihat perjuangan saya untuk mencari tahu siapa ayahnya. Apapun hasilnya kita punya bos yang lebih besar, kita punya kekuatan yang lebih besar, saya akan legowo apapun hasilnya. Kalau dari pihak kami akan terus mengajukan, kenapa? Karena titik ujung dari gugatan materi ini adalah tes DNA itu yang membuktikan. Kalau tidak salah mengapa harus takut,” ujarnya.

Tanggapan ibu Wenny

Dewi kemudian turut memberikan tanggapan. Kata Dewi, perlakuan anaknya tidak dibenarkan. Namun, ia memiliki seorang cucu yang tak bersalah.

Ibu dan Wenny Ariani. Foto: YouTube
Ibu dan Wenny Ariani. Foto: YouTube

“Saya di sini menjadi saksi cucu saya, anak saya beralah tapi cucu saya tidak salah, dia tidak berdosa. Itu yang saya perjuangkan untuk mendapatkan hak. Kelakuannya sebenarnya tidak baik, tidak membenarkan tapi ada anak, itu perlu digarisbawahi,” ungkap Dewi, ibunda Wenny Ariani.

Meski begitu, ia tetap menganggap Wenny Ariani sebagai anaknya. Dewi juga mengaku sedih karena cucunya tak seperti anak-anak yang lain yang didampingi ayahnya.

“Habis mau bagaimana lagi namanya orang tua tetap harus memperhatikan anak dan cucunya. Tentu saja pasti sedih lain dengan yang lain, untung anaknya baik,” pungkas ibu Wenny Ariani.



Source link

Pos terkait

Tinggalkan Balasan