Dispar Aceh ke Animal DefenderIndonesia: Bagus Canon yang Mati, Bukan Dia

  • Whatsapp



JAKARTA, RRI.MY.ID – Pendiri Animal Defender Indonesia, Doni Herdaru Tona, mengungkapkan jika pihaknya mendapatkan eksekusi verbal pada saat sedang mengusut kematian anjing Canon di Kepulauan Banyak, Aceh.

Dikatakannya, perkataan tersebut keluar dari Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Aceh Singkil yang menyebut jika kematian Canon lebih baik daripada ia yang harus mati.

Bacaan Lainnya

“Beliau sudah teriak-teriak di belakang saya. Bagus Canon yang mati bukan dia, dia itu merujuk ke saya. Jadi seorang kepala bidang mengeluarkan kata-kata abuses seperti itu,” kata Doni kepada KompasTV, Selasa (26/10/2021).

Sebelumnya warga net dihebohkan dengan matinya seekor anjing bernama Canon yang ditangkap Satpol PP di Pulau Banyak Aceh.

Video berdurasi 15 detik ini disorot warganet karena petugas Satpol PP menggunakan kayu saat menghalau Canon.

Menurut pemilik Canon dengan akun @rosayeoh, Canon diduga dimasukkan ke dalam keranjang kecil sehingga kehabisan nafas dan mati.

Penangkapan Canon ini diduga untuk menunjang wisata halal di Kecamatan Banyak, Aceh.

Kasus dugaan penyiksaan dipidanakan jika dilaporkan. Jika terbukti bersalah, pelaku bisa dikenakan pasal 302 KUHP tentang penganiayaan hewan dengan ancaman hukuman 9 bulan penjara.

Evakuasi anjing Canon dari lokasi wisata halal pulau banyak oleh Satpol PP Aceh Singkil menuai sorotan publik.

Selain dugaan penganiayaan, cara penanganan pemindahannya pun tidak memadai dan mengabaikan kesejahteraan hewan.

Simak dialog lengkapnya bersama Kepala Satpol PP, Ahmad Yani, dan Kabupaten Aceh Singkil, Wilayatul Hisbah, Pendiri Animal Defender Indonesia, Doni Herdaru Tona, serta Pakar Hukum Pidana, Abdul Fickar Hadjar.

Artikel ini bisa dilihat di :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=sI2pAFTU4Wc

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

26 Komentar

  1. aneh si dengan kata kata " disuruh evakuasi dan malah memelihara" padahal di video terlihat jelas adanya kekerasan meski memang ada surat perintah resmi tapi bisa gak jangan dimusnahkan dan dianiaya setidaknya secara manusiawi…..maaf pak saya masih tidak paham dengan penjelasan anda šŸ™

  2. B1natan6 dibela2in sampe dijadikan bahan diskusi dan menghujat, tapi nyawa kpps 700an yg meninggal ketika pemilu kemarin g pernah dibahas, apalagi didiskusikan, justru dokter independen yg mau menelusuri malah diperkarakan, jejak digitalnya masih ada. Dasar, akhir jaman emang kebanyakan b1natan6 bertubuh manusia, akal digunakan untuk hal2 yg tidak seharusnya.
    Benar kata sesepuh dahulu:
    "Bener dan pinter itu ideal, namun Lebih baik orang bener meski g pinter, daripada org pinter tapi g bener. Klo org bener dinasehati dan diajarkan bisa jadi pinter, sedangkan klo pinter tapi g bener, dinasehati seperti apapun g akan diterima, karena sudah merasa punya pandangan sendiri, ANGKUH"

  3. Itu kepala satpol PP Aceh DIGANTI AJA…jadi orang jangan sok tau kasih penjelasan dievakuasi, coba lihat keranjangnya nggak ada celah buat nafas…itu namanya PENYIKSAAN !!!