Tanda-tanda Diabetes pada Kulit dan Leher

  • Whatsapp
Tanda-tanda Diabetes pada Kulit dan Leher


 

Bacaan Lainnya

Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi akibat resistensi insulin. Gejala umum diabetes yang sudah banyak dikenali adalah sering kencing, mudah haus, dan selalu lapar. Namun, yang tidak banyak disadari adalah tanda diabetes di kulit. Apa saja tanda awal diabetes pada kulit?

 

Inilah beberapa tanda-tanda diabetes di kulit yang menjadi isyarat kadar gula darah tinggi!

 

Baca juga: Tak Hanya Diabetes, Ini 5 Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebihan!

 

Tanda Diabetes di Kulit

Jika Kamu mengalami salah satu gejala dan tanda diabetes di kulit berikut, sebaiknya waspada karena bisa jadi diabetes:

 

1. Kulit Menggelap di Area Lipatan

Gula darah yang tinggi akan berdampak pada warna dan tekstur kulit. Tanda resistensi insulin yang muncul di kulit, terutama di leher dan area lipatan adalah bercak kulit atau warna kulit menggelap. Kadang disertai kulit kering dan gatal. Kondisi ini dikenal sebagai ‘acanthosis nigricans’. 

 

Selain bisa menjadi tanda awal diabetes yang kerap diabaikan orang, memang acanthosis nigricans ini juga menjadi muncul ketika ada gangguan produksi hormon tiroid. Area kulit yang menjadi lebih gelap biasanya di sekitar leher, ketiak, atau daerah selangkangan.

 

Penyebabnya adalah kelebihan kadar insulin akibat gula darah tinggi, sehingga membuat kulit terasa lebih tebal dari biasanya dan bermanifestasi menjadi tanda-tanda tersebut. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), area kulit yang lebih gelap di leher bisa menjadi tanda peringatan dini “terlalu banyak insulin dalam darah”.

 

2. Kulit gatal

Kulit kering dan gatal adalah keluhan umum pada siapa saja. Namun, pada orang dengan diabetes, kulit gatal bisa disebabkan kekeringan pada kulit dan juga akibat sirkulasi darah yang buruk. Oleh karena itu, disarankan penderita diabetes rajin merawat kelembapan kulitnya dengan tidak terlalu sering mandi dengan sabun. Sebaiknya gunakan sabun khusus yang kaya pelembap untuk menjaga kelembapan kulit.

 

3. Lepuh Diabetes

Muncul lepuhan terutama di sela jari tangan, jari kaki, lengan atau telapak kaki, adalah tanda awal diabetes di kulit. Kulit melepuh ini nampak seperti kulit yang menggelembung berisi cairan di dalamnya. Lepuh mungkin terlihat menakutkan, tetapi biasanya tidak sakit dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu sekitar 3 minggu.

 

 

Baca juga: Diet Khusus ini Bisa Membuat Normal Gula Darah

 

4. Kulit Menebal

Kulit menebal disebut juga sklerosis. Ini dapat terjadi pada diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2. Kulit yang mengalami sklerosis biasanya di punggung tangan atau di jari tangan atau kaki. Kulit yang menebal tersebut dapat menyebar ke lengan, punggung atas, dan bahkan bahu. Dalam kasus yang parah, kulit yang menebal ini bahkan mengganggu pergerakan persendian dan membutuhkan terapi fisik. Cara terbaik untuk mengobati kondisi ini adalah dengan mengontrol gula darah .

 

5. Diabetic Dermopathy

Kondisi ini terlihat seperti bintik-bintik penuaan biasa. Tapi tidak. Gula darah tinggi akibat diabetes akan merusak pembuluh darah kecil (kapiler) dan menyebabkan bercak kecoklatan ini. Bintik-bintik bulat dan kasar ini sering muncul di tulang kering. Dermopati biasanya tidak berbahaya dan akan menghilang atau bertahan lama, tergantung kontrol gula darah.

 

6. Xanthomatosis Erupsi

Diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan munculnya benjolan mirip jerawat, di area kaki, tangan, tungkai, lengan, dan bokong. Laki-laki muda dengan diabetes tipe 1 lebih berisiko mengalaminya. Erupsi kulit mungkin terasa lunak dan gatal, tetapi tidak menular. Bicaralah dengan dokter tentang cara mengontrol kadar gula darah dengan lebih baik. Itu akan membantu meringankan tanda diabetes pada kulit ini.

 

7. Infeksi jamur

Jamur, seperti halnya bakteri, suka hidup di lipatan kulit yang lembap. Misalnya di ketiak, di bawah payudara, di sekitar kuku, dan sudut mulut. Kamu mungkin pernah mendengar kondisi yang disebut “athlete’s foot”, ini adalah infeksi jamur. Infeksi jamur di kulit juga bisa terjadi di area genital dan di kulit kepala. Candida albicans adalah jamur yang paling sering menyebabkan infeksi jamur di kulit. 

 

Selain tanda diabetes di kulit tersebut, luka yang sulit sembuh adalah tanda diabetes di kulit lainnya. Apapun keluhanmu di kulit, sebaiknya segera cek ke dokter untuk memastikan penyebabnya. 

 

Baca juga: Cara Merawat Luka Diabetes

 

 

 

Referensi:

American Diabetes Associaction.

 

 





Sumber : https://www.guesehat.com/tanda-diabetes-di-kulit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *