Salah Bantal Bikin Tidur Tidak Nyenyak

  • Whatsapp
Salah Bantal Bikin Tidur Tidak Nyenyak


Pagi yang indah diawali dari tidur yang nyenyak. Salah satu hal yang bisa membuat kita tidur dengan nyenyak adalah ranjang dan bantal yang nyaman. Nah, kalau salah bantal rasanya pasti tidak menyenangkan ya, Mums?

Bacaan Lainnya

 

Michael Breus, PhD., seorang psikolog klinis sekaligus penulis buku Beauty Sleep, menegaskan pentingnya memilih bantal tidur yang tepat. Menurutnya, bantal tidak hanya memengaruhi kualitas tidur, tetapi juga kualitas istirahat kita.

 

Salah Bantal, Tidur Tak Nyenyak

Sayangnya, masih banyak yang menyepelekan pentingnya memilih bantal yang tepat. Padahal, ini untuk menjaga kesehatan seluruh keluarga, termasuk si Kecil. Andrew Hecht, MD., dokter bedah ortopedi di Mount Sinai Medical Center di New York, Amerika Serikat, menyebutkan beberapa efek samping buruk bagi kesehatan gara-gara salah pilih bantal, seperti:

  • Memperburuk sakit kepala.
  • Memperparah nyeri leher.
  • Membuat bahu dan lengan mati rasa.
  • Perasaan tidak nyaman.
  • Menyebabkan bersin (terutama bila bantal bocor hingga kapuk di dalamnya keluar).
  • Menyebabkan sesak napas.

 

Wah, ternyata bisa menjadi seserius itu ya masalahnya? Hanya saja yang perlu diingat, salah bantal bukan menjadi penyebab utama semua masalah di atas, melainkan akan memperparah kondisinya dan tidur pun jadi tidak nyenyak.

 

Ternyata bantal juga ada masa kedaluwarsanya, lho. Bantal yang sudah lama dapat menjadi sarang jamur hingga tempat kutu bersemayam, yang dapat mengisi lebih dari separuh beban bantal lama. Seram, ya?

 

Banyak ahli kesehatan (terutama soal tidur) menyarankan agar kita mengganti bantal setiap 12 hingga 18 bulan sekali. Setelah dua tahun, bantal yang sudah lama sebaiknya segera diganti.

 

Posisi Tidur Juga Pengaruhi Kualitas Tidur

Tidak hanya soal bantal, posisi tidur juga memengaruhi kualitas istirahat. Kammi Bernard, seorang terapis fisik dari Baylor Health Care System di Dallas, Amerika Serikat, menyarankan agar kita melakukan yang disebutnya sebagai penjajaran netralMaksudnya? Jangan sampai posisi kepala di atas bantal terlalu menekan atau menarik pundak. Berdasarkan beberapa posisi tidur umum, inilah saran yang dapat dicoba:

  1. Tidur telentang: Gunakan bantal yang tipis untuk mencegah leher terlalu menekuk. Jika terlalu menekuk, yang ada leher dan bahu bisa pegal-pegal saat terbangun.
  1. Tidur menyamping: Pilih bantal yang ketebalannya dapat memberi jarak tepat RRI.MY.ID telinga dengan bahu.
  1. Tidur tengkurap: Bantal yang sangat tipis dan bahkan rata bisa jadi pilihan di sini. Meskipun kepala tidak membutuhkan bantal, selipkan satu di bawah perut untuk mencegah nyeri punggung bagian bawah.

 

Perhatikan Pula Pilihan Isi Bantal

Banyak pilihan isi bantal, tetapi semua tergantung kenyamanan pemilihnya. Misalnya, ada bantal untuk menyangga leher agar tidak menderita pegal-pegal di area tersebut. Semakin padat, semakin nyaman tubuh tersangga. Untuk lengkapnya, inilah beberapa pilihan yang ada:

 

Isi bantal ini dirancang untuk mengikuti tubuh penggunanya. Sayangnya, dalam beberapa kasus, tidur dengan bantal macam ini dapat membuat tubuh terasa panas. Kadang-kadang bantal ini juga bisa mengeluarkan bau kimia yang menyengat, terutama bila penggunanya banyak berkeringat. Bantal dengan bahan ini paling ideal untuk menyangga leher karena keras dan kuat. Bantal ini juga tidak mudah dihinggapi jamur dan tungau.

 

Sama seperti bantal isi lateks, bantal dengan bahan ini juga cocok untuk menyangga leher dan tidak mudah mengundang jamur dan tungau. Bila lebih suka bantal yang empuk, bahan ini bukan pilihan yang cocok. Bantal ini cukup fleksibel. Selain masih cukup kuat untuk menyangga leher atau titik-titik tubuh yang diinginkan, bantal ini juga terasa lembut.

 

Tambahan: Khusus bayi di bawah usia dua tahun, sebaiknya jangan menggunakan bantal dulu. Saat lehernya sudah cukup kuat, barulah kenalkan ia dengan fungsi bantal secara bertahap.

 

Pilih bantal agar kualitas tidur terjaga. Jika tidur nyaman, maka keluarga pun akan sehat dan bahagia! (AS)

 

Referensi

DetikHealth: Kapan Bayi Boleh Tidur Pakai Bantal?

WebMD: Snuggle Up With the Perfect Pillow





Sumber : https://www.guesehat.com/salah-bantal-bikin-tidur-tidak-nyenyak

Pos terkait

Tinggalkan Balasan