Suami Jarang Pulang, Istri Siksa Anak Kandung Sendiri Sambil Direkam. Videonya Kini Viral Di Media Sosial

  • Whatsapp


 

Bacaan Lainnya

Sebuah video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang ibu tega menyiksa anak kandungnya menggunakan ember.

Rupanya peristiwa itu terjadi di Kota Serang, tepatnya di Kampung Kroya Indah, RT 08/02, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Pihak Polres Kota Serang pun langsung bertindak dan telah mengamankan seorang ibu yang diduga menjadi pelakunya, Senin (5/7/2021).

Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Serang, Mamah Rohmah mengatakan bahwa saat ini pelaku sudah dibawa di Polres Serang Kota.

“Ini dibawa ke polres, orang tuanya dan ketiga anaknya juga di bawa ke polres,” ujar Mamah Rohmah kepada TribunBanten.com saat dihubungi, Senin (5/7/2021).

Dia mengatakan jika motif pelaku melakukan tindak kekerasan terhadap anaknya itu dipicu karena faktor ekonomi.

“Rata-rata faktornya ekonomi, namun jengkelnya ke anak,” ujarnya.

Ia menerangkan, pelaku merupakan seorang ibu yang memiliki tiga orang anak.

“Yang pertama berusia 6 tahun, yang kedua 4 tahun dan yang paling kecil usia 2 tahun,” ujarnya.

Menurut informasi darinya bahwa ketiga anak tersebut, merupakan korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri.

Di mana dari ketiga anak itu, salah satu anak tersebut terterdapat luka memar.

“Yang paling kecil ada bekas luka agak memar,” ujarnya.

Menurut kabar yang beredar, bahwa pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Namun Mamah Rohamah menyampaikan bahwa hal itu perlu untuk di cek terlebih dahulu.

“Kalau itu (gangguan jiwa) kan perlu di cek terlebih dahulu, nanti kita akan lakukan proses lebih lanjut apakah memang dia mengalami gangguan jiwa ata tidak,” ujarnya.

“Yang jelas itu dari faktor ekonomi. Jadi suami nya kan jarang pulang, jadi dia kesel ke suaminya, tapi dilampiaskan ke anak,” sambungnya.

Kemudian untuk tindak lanjut dari PPA sendiri, kata dia, pihaknya akan berkonsultasi dengan psikolog.

“Apakah memang ada faktor gangguan jiwa atau memang hanya faktor ekonomi saja,” ujarnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Polsek Kasemen, Lurah dan beberapa pihak lainnya.

Saat ini kata dia, kasus tersebut sedang ditangani oleh pihak Polres Serang Kota.

“Saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan di Polres,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *