Berawal Dari Iseng, Seorang Janda Di Sumenep Bikin Video Syur Tanpa Busana Hingga Viral Dimedia Sosial. Kini Mulai Diamankan Polisi

  • Whatsapp


 

Bacaan Lainnya

Seorang janda Madura merekam videonya tanpa busana hingga menjadi viral di media sosial sejak Jumat (6/05/2021).

Alasan janda Madura merekam videonya tanpa busana itu pun terungkap.

Sayang, aksinya itu berujung nasibnya yang kini miris.

Janda tersebut berinisial ZA, warga Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih Sumenep, Madura ini ditangkap anggota Polres Sumenep.

Ia ditangkap anggota Polres Sumenep pada Hari Sabtu (7/05/2021) pukul 02.00 WIB.

Wanita berusia 31 tahun tersebut diketahui merekam videonya sedang telanjang.

Videonya itu lalu viral di media sosial.

Berikut fakta-faktnya:

1. Video di rekam di kamar pribadi

Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan jika ZA telah merekam videonya sedang telanjang pada Oktober 2019.

“Anggota kami sudah mengamankan tersangka ZA, dia ini membuat video di dalam kamar pribadinya,” katanya, Senin (9/05/2021).

Pada Jumat (6/05/2021), sekitar pukul 13.00 WIB, anggota Unit Resmob Polres Sumenep melakukan penyelidikan tentang beredarnya video p*0nro yang terjadi di wilayah Kecamatan Batuputih, Sumenep.

“Kami mendapat informasi bahwa pemeran dalam video p*0nro tersebut berinisial ZA ini, setelah dilakukan penyeledikan, anggota kami mengamankannya untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” kata Widiarti.

Dari tangan ZA, polisi mengamankan sarung warna biru motif batik dan satu unit handphone Xiomi type 4A warna merah muda.

2. Alasan janda muda rekam videonya sendiri

AKP Widiarti Sutioningtyas mengatakan, aladan ZA membuat video p*0nro tersebut sebenarnya untuk konsumsi sendiri.

ZA disebut hanya iseng.

Namun videonya itu kemudian viral di mana-mana.

“Tersangka iseng ingin melihat bentuk tubuhnya sendiri dengan cara membuat video tersebut namun video tersebut akhirnya beredar kemana-mana,” katanya.

Widiarti Sutioningtyas menambahkan, aksi ZA baru dilakukan pertama kali. 

“Baru pertama kalinya,” singkatnya.

3. Video dikirim ke seseorang

Awal “petaka” datang ke ZA adalah ketika dirinya mengirim video tersebut kepada seseorang.

Kasat Reskrim Polres Sumenep AKP Tego S Marwoto menuturkan, seseorang itulah yang kemudian menyebarkan video ZA.

“Video itu disimpan di galeri ponsel Xiaomi miliknya,” kata Tego S Marwoto.

“Terus video itu sempat terkirim ke seseorang, nah seseorang ini yang kemudian menyebarkan,” lanjutnya.

4. Identitas penyebar video

Ditanya TribunJatim.com terkait identitas seseorang yang menyebarkan video tersebut, Tego belum memberikan jawaban pasti.

“Sedang kami dalami,” pungkas Tego.

5. Nasib ZA

ZA, saat ini sudah mendekam di tahanan Polres sumenep dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

ZA dikenakan pengetrapan Pasal 29 UU RI No. 44 tahun 2008 tentang P*r n*gr afi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan