PPKM Level 4 Diperpanjang, Ini Catatan Evaluasi Satgas Covid-19

  • Whatsapp



JAKARTA, RRI.MY.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Jokowi mengungkapkan bahwa kebijakan ini akan berlangsung hingga 2 Agustus 2021.

Bacaan Lainnya

Ketua Bidang Komunikasi Satgas Covid-19, Hery Trianto mengungkapkan PPKM yang sudah dilakukan sejak 3 Juli di Jawa-Bali efektif mengendalikan laju penyebaran Covid-19.

“Sekarang secara perlahan mulai bisa dikendalikan seperti rasio keterisian rumah sakit, kemudian tingkat penularan harian yang tiga hari terakhir ini mengalami penurunan,” kata Hery kepada KompasTV, Minggu (25/7/2021).

Kendati demkian, evaluasi terus dilakukan. Hery mengatakan penerapan 3T (tracing, tracking, testing) harus ditingkatkan.

Seperti diketahui, sebelumnya pemerintah telah menerapkan pelaksanaan PPKM Darurat di sejumlah wilayah Jawa-Bali sejak 3 Juli lalu.

Kemudian pada Selasa (20/7/2021) pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM Darurat hingga hari ini atau 25 Juli 2021.

Menyusul dengan kebijakan tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kemudian menerbitkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021.

Namun, dalam Inmendagri tersebut Pemerintah secara resmi tidak lagi menggunakan istilah PPKM Darurat dan lebih memilih istilah PPKM Level 4.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=2xZ8xoy9YGE

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 Komentar

  1. Susah benar,, kalau virus sudah berkembangbiak,,,
    Trus alat tes mahal dan kadang diragukan masyarakat,,
    Pake masker susah
    Ya, berarti membatasi biar gk berkerumun jadinya

  2. indonesia tidak cocok menggunakan metode lockdown, tidak akan benar-benar putus kecuali sangat disiplin seperti di wuhan china, lockdown pun sampai tiga bulan lamanya,

    indonesia lebih tepat menggunakan metode herd immunity, memperlambat penyebaran alami dan membentuk imunitas buatan melalui vaksin, karena karakteristik rakyat indonesia susah diatur, untuk memperlambat, tidak perlu juga sampai ppkm darurat, cukup seperti yang biasa protokol kesehatan 3M dan yang pasti siapkan rumah sakit,

  3. covid ini ga beda jauh dengan demam berdarah, yang bikin repot covid menular lewat udara, dan inangnya adalah manusia, kalo sakit, ya sama dengan db, kuat-kuatan saja

  4. Berasa kayak kembali ke jaman jahiliah waktu pungli KTP/KK merajalela. Begitu mau ngambil dibilangnya belum ada, datang lagi besok, bilang lagi belum ada, terus aja begitu rakyat keluarin duit transport tp nggak jadi2. Mungkin rakyat harus urunan buat 'salam tempel' pres1d3nt3 dulu baru suara kita didenger.
    kematian tinggi itu karena kalian yang suka menakut2i rakyat, rakyat stress imunnya turun, selain itu karena komorbid, sedangkan vaksin nusantara yang efektif buat komorbid kalian halang2in. Jadi PPKM level 4 itu bukan solusinya.