Persediaan Oksigen di Kalteng Mulai Menipis


RRI, Palangka Raya: Kebutuhan oksigen untuk perawatan pasien Covid-19 terus meningkat. 

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Nuryakin, mengatakan saat ini sudah dibentuk satuan tugas (Satgas) Oksigen Kalteng yang diketuai Sekda atau Asisten.

“Ketersediaan oksigen khususnya untuk medis terbatas karena jumlah permintaan dan persediaan oksigen tidak seimbang,” ujarnya, Selasa (27/7/2021). 

Nuryakin mengungkapkan, sebelumnya ketersediaan dan permintaan oksigen normal-normal saja. Namun, saat ini permintaan sudah meningkat tiga hingga lima kali lipat. Meski pasokan tetap tetapi kebutuhan semakin banyak sehingga ketersediaan terbatas.

“Namun berkenaan dengan ini gubernur sudah mengatur langkah-langkah, salah satunya gubernur sudah menyurati Menko Perekonomian untuk segera mengatur distribusi oksigen,” jelasnya. 

Lebih lanjut Nuryakin mengatakan, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran sudah mengeluarkan kebijakan membeli 30 tabung gas oksigen di Sidoarjo dengan harga mencapai Rp450 juta.

Ia menambahkan, hal yang cukup melegakan yakni PT. Korindo yang siap memenuhi keperluan 900 tabung gas oksigen per hari. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mengatakan ketersediaan oksigen sangat vital dalam penanganan pasien Covid-19 dengan gejala sedang sampai berat.

“Sangat berisiko lo ya kalau sampai habis oksigen. Karena memang kebutuhan oksigen Covid ini luar biasa. Kalau rata-rata penyakit biasa itu kan kita paling 4-5 liter per menit. Kalau pasien ini  ada yang sampai 48 liter per menit. Tentu cepat habis,” ujarnya.

Suyuti mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit diterapkan pola saling pinjam. Rumah sakit yang masih memiliki persediaan meminjamkan dulu untuk rumah sakit yang kehabisan. 

Ia menambahkan, pihaknya juga sudah meminta distributor untuk menambah kuota oksigen. 

Dikatakan, PT Korindo yang sebelumnya tidak memproduksi juga telah diminta untuk memproduksi guna memenuhi kebutuhan oksigen khususnya untuk kepentingan medis di Kalteng. 

Suyuti juga mengusulkan agar perusahaan bidang pertambangan, perusahaan peleburan emas dan peleburan besi yang memiliki cadangan oksigen untuk meminjamkan tabung-tabung oksigennya bagi kepentingan medis.





Sumber : https://rri.co.id/daerah/1128976/persediaan-oksigen-di-kalteng-mulai-menipis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *