Covid-19 Membuat Banyak Pekerja Media Bertumbangan, AMSI Bentuk Tim Crisis Center

  • Whatsapp
Ilustrasi (Pexels/Cottonbro)


Bacaan Lainnya

RRI.MY.ID – Media sebagai salah satu sektor esensial membuat para pekerjanya tetap harus beraktivitas seperti biasanya walau dalam situasi bencana, termasuk saat pandemi Covid-19 sekarang ini. Dalam upaya memenuhi hak informasi masyarakat dan gambaran sejelas mungkin terkait pandemi itu sendiri, membuat sebagian pekerja media bahkan bersinggungan erat dengan sumbernya. Misalnya, saat melakukan peliputan situasi rumah sakit terkini di saat pandemi. Tidak ada istilah WFH atau work from home bagi mereka seperti yang bisa dilakukan kebanyakan pekerja di bidang usaha lain.

Kondisi tersebut membuat pekerja media menjadi salah satu pihak yang paling rentan terpapar Covid-19. Terutama di saat tingkat penularan varian Delta Covid-19 yang cukup masif di berbagai daerah. Membuat jumlah pekerja media (dan keluarga) yang terpapar terus meningkat. Sementara infrastruktur kesehatan yang terbatas membuat akses pada layanan kesehatran untuk para jurnalis dan keluarga yang terpapar Covid-19 terhambat.

Hal inilah yang kemudian mendorong Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) membentuk AMSI crisis center Covid-19 yang peluncurannya resmi dilakukan hari ini, Selasa (27/7). Disampaikan CEO KGI Network, Upi Asmaradhana, selaku koordinator utama AMSI crisis center Covid-19 melalui kanal YouTube AMSI Asosiasi Media Siber Indonesia, bahwa ini adalah sebuah upaya untuk memberikan edukasi kepada para anggota AMSI, baik yang terpapar maupun tidak. Yaitu berupa langkah-langkah preventif kepada para anggota AMSI yang saat ini tersebar di seluruh Indonesia, dan juga bantuan semaksimal mungkin.

“Ini sebuah ikhtiar kecil dari pengurus AMSI. Mudah-mudahan tim ini bisa memberikan yang terbaik tentunya, di tengah keterbatasan dan juga masalah-masalah domestik yang melingkupi seluruh teman-teman relawan yang hari ini akan memulai aktivitasnya,” kata Upi Asmaradhana. “Mudah-mudahan pertemuan hari ini memberi kontribusi yang baik,” tutupnya.

Dalam pelaksanaannya, AMSI akan mengerahkan sebanyak 3 tim untuk penanganan Covid-19. Tim A untuk pendataan dan edukasi, Tim B sebagai pusat logistik yang bertanggung jawab menyiapkan bantuan langsung untuk pekerja media yang terpapar, dan Tim C sebagai advance lapangan yang akan bertanggung jawab melakukan koordinasi dengan rumah sakit, oksigen, tempat isolasi, donor, dan lain-lain.

KOMENTAR

Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi RRI.MY.ID. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.





Sumber : https://www.RRI.MY.ID/berita/polah/read/162312/covid-19-membuat-banyak-pekerja-media-bertumbangan-amsi-bentuk-tim-crisis-center

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *