PEREMPUAN DIPERKOSA DI DEPAN SUAMINYA: 3 Pelaku Diancam 12 Tahun Penjara

  • Whatsapp


 

SOLO—Tiga pemabuk biadab memerkosa seorang perempuan selama enam jam. Perempuan itu diperkosa di depan suaminya. Mereka yakni Fendi Yuwansa, 19,  Supri, 19, dan Ipung, 22.

Fendi yang merupakan warga Praon, Nusukan, Banjarsari, Solo dan Supri warga Ngipang, Kadipiro, Banjarsari itu merupakan pelaku perkosaan terhadap perempuan penjual rokok yang sebenarnya kerap mereka jumpai. Adalah Aj, 40, yang menjadi korban kebejatan para lelaki tersebut. Aj diperkosa di depan suaminya sendiri.

“Pelaku sebenarnya tiga orang. Satunya lagi bernama Ipung, 22. Ia dan korban bertetangga. Rumah mereka di Manahan [Banjarsari, Solo]. Jumat ini ia baru ditangkap di Jakarta,” ulas Kanitreskrim Polsek Banjarsari, AKP Edi Hartono, kepada wartawan.

Menurut Kanitreskrim mewakili Kapolsek Banjarsari, Kompol Andhika Bayu Adhitama, Fendi ditangkap di Purwodadi, Kamis .

dan Supri diringkus di indekosnya di Pinggir, Grogol, Sukoharjo, pada hari yang sama. Ketiganya dijerat sesuai Pasal 285 KUHP tentang Perkosaan dan diancam hukuman penjara maksimal 12 tahun.

“Perbuatan mereka tergolong sadis. Korban sempat dipukul dan diancam agar tidak melawan. Suami korban juga tak berdaya karena ditodong pisau,” ulas Edi yang juga mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Asjima’in.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dari pesta minuman keras (miras) perbuatan bejat pelaku bermula. Di sebuah lokasi di Gondang, Manahan, yang kerap dijadikan tongkrongan, Rabu  malam, ketiganya berkomplot dan menyusun rencana untuk memerkosa korban, perempuan pendatang yang baru sebulan menempati kontrakannya di kawasan Manahan.

Ipung dan Fendi menyekap korban di kamar. Sedangkan Supri menodongkan pisau lipat ke suami korban, Ry, 46, yang ketika itu juga ada di rumah. Ry lalu dibawa ke kamar tempat istrinya disandera.

“Yang merencanakan si Ipung. Saya hanya ikut-ikutan. Sebelumnya saya menonton video porno lewat ponsel,” aku Fendi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *