OKNUM SULINGGIH TERSANGKA PENCABULAN DITAHAN JAKSA DENPASAR

  • Whatsapp



Oknum sulinggih di Bali, inisial I Wayan M (38) yang menjadi tersangka dugaan tindak pidana pencabulan ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

I Wayan M ditahan saat menjalani pelimpahan tahap II di Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar, Rabu 24 Maret 2021.

Bacaan Lainnya

Ia akan menjalani penahanan jaksa selama 20 hari ke depan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat (Kasi Penkum dan Humas) Kejati Bali, A Luga Harlianto.

Dikatakannya, proses penahanan terhadap I Wayan M untuk sementara dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Bali.

“Yang bersangkutan akan ditahan selama 20 hari ke depan. Penahanan dititipkan di Rutan Polda Bali,” terang Luga didampingi Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Denpasar, I Wayan Eka Widanta.

Lebih lanjut dipaparkan Luga, ditahannya I Wayan M karena telah memenuhi syarat objektif dan subjektif.

Selengkapnya di:

Video Youtube Terpopuler:
Follow Instagram:
Follow Facebook:
WEB:

(PRX)

#updatesulinggih #sulinggihbali #kasuspencabulan #sulinggihditahan #penahanansulinggih #sulinggihtersangka

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=sK0iG0LCEac

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 Komentar

  1. Kapastu katemah dening sasana Amari Aran, Amari Wesa, dan Amari Wisaya SULINGGIH menjadi (A)SULINGGIH karena inkar dengan sasananya antara lain :
    1. ASU MANAHUT IKUT adalah sebutan untuk pendeta yang terbukti memperkosa seorang perempuan yang sedang mandi di tengah perkebunan atau pun di hutan. Pendeta pemerkosa ini menurut shastranya jaman dahulu harus ditangkap, diikat tangan dan kakinya, kemudian ditaruh di kuburan untuk selama-lamanya. Demikianlah, pendeta pemerkosa gadis disamakan derajatnya dengan seekor anjing.
    2. ASU BAMARONG: adalah sebutan yang ditujukan kepada seorang pendeta yang ketahuan berselingkuh dengan istri orang lain, walaupun perselingkuhan itu dilakukannya secara sembunyi-sembunyi. Menurut shastranya jaman dahulu, pendeta seperti ini harus didenda sebesar sepuluh Suku. Perselingkuhan itu bisa menurunkan derajat seorang pendeta yang disamakan dengan seekor anjing.
    3. ASU MAKUMKUP:
    adalah istilah yang ditujukan kepada seorang pendeta yang mengawini pembantu atau kawula sendiri. Menurut shastranya jaman dahulu, pendeta seperti ini dibuang di dalam sumur sekalian dengan kawula yang sudah menjadi istrinya itu. Perilaku pendeta ini disamakan dengan seekor anjing

  2. Men onden siap lahir batin de je malu dadi sulinggih,,jmn jn gede gt godaane,,sulinggih kan sampun merage putus,,putus dr segala bentuk keduniawian.