Merapi Keluarkan Awan Panas Sejauh 2.000 Meter

  • Whatsapp


RRI, Jakarta: Gunung Meranpi kembali mengeluarkan guguran awan panas pada Kamis (17/6/2021) pada pukul 07.10 WIB. 

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) di akun Twiternya menyebut guguran awan panas yang tercatat di seismogram dengan amplitutdo 16 mm dan durasi 191 detik. Jarak luncur 2000 meter ke arah barat daya.

Dalam laporan aktivitas Gunung Merapi periode pengamatan 17 Juni 2021 pukul 00.00 WIB – 06.00 WIB asap kawah Gunung Merapi tidak teramati. 

Data kegempaan di Gunung Merapi, guguran sebanyak 32 dengan amplitudo 3 mm -22 mm dan durasi 12 detik-145 detik. Hembusan sebanyak 3, dengan amplitudo 4 mm-8 mm dan durasi 12 detik -22 detik. Hybrid/Fase Banyak jumlah 12 dengan amplitudo 3 mm-5 mm, S-P 0.7 detik-0.8 detik dan durasi 6 detik-10 detik. 

“Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga,” tandasnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor Selatan-Barat Daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. 

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. Masyarakat diminta tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya dan mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. (foto: Twitter BPPTKG)





Sumber : https://rri.co.id/go/jMym8A3

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *