Dua Hektar Ladang Ganja di Lamteuba Dimusnahkan


RRI, Kota Jantho : Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama jajarannya melakukan pemusnahan sekitar dua hektar ladang ganda siap panen di Gampong Pulo Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, Rabu (16/6/2021).

Dandim 0101/BS yang diwakili Perwira penghubung (Pabung) Kodim 0101/Aceh Besar, Mayor Inf Isukandar, S.Ag, mendampingi kunjungan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia, Komjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose pada kegiatan pemusnahan ladang ganja tersebut.

Pemusnahan ladang ganja dengan luas diperkirakan sekitar 2 hektar dan dengan berat tanaman basah kurang lebih 25 ton yang terletak jauh di pedalaman desa tersebut, mulai dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB dengan bersama sama mencabut pokok batang ganja tersebut. Ini merupakan hasil dari operasi pemberantasan Narkotika BNN yang diperkirakan 10 ribu batang yang turut dibantu oleh personel Kodim 0101/Aceh Besar, Pemda Aceh Besar, Dinas pertanian provinsi,Dinas kehutanan provinsi, Satpol PP, Bea Cukai, awak media dan unsur terkait lainnya.

Dalam kegiatan itu, Kepala BNN Komjen Pol Dr Petrus R Golose menegaskan, pihaknya sangat komit untuk memberantas ganja sehingga Aceh Besar terbebas dari ancaman yang membahayakan masyarakat dan generasi muda itu.

“Mari kita dukung bersama-sama untuk menjadikan Indonesia yang bersih narkoba,” pintanya,Β Rabu (16/6/2021).

Senada dengan itu, Pabung kodim 0101/Aceh Besar Mayor Inf Isukandar S.Ag, mengajak masyarakat untuk segera menjauhi narkoba dan apabila menemukan informasi tentang peredaran narkoba agar segera melaporkan kepihak yang berwajib.”Ini perlu dilakukan demi menyelamatkan masa depan anak bangsa,” tegasnya

Perang melawan narkoba (war on drugs) di era pandemi Covid-19 tersebut bertujuan untuk menuju Indonesia yang bersih dari narkoba (Bersinar). kegiatan di akhiri dengan melakukan pembakaran berupa barang bukti ganja yang dipimpin langsung Kepala BNN Komjen Pol Dr Petrus R Golose beserta dengan unsur Forkopimda aceh besar dan pejabat lainnya secara simbolis di lokasi tersebut. (imr)





Sumber : https://rri.co.id/go/fTtOc8c

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *