Demi Kerukunan Umat Beragama, Wasekjen MUI Minta Polemik Pembangunan Masjid At-Tabayyun Diakhiri

  • Whatsapp
Masjid At-Tabayyun


RRI.MY.ID, Jakarta – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DP MUI, yakni Ikhsan Abdullah, meminta agar kiranya persoalan pembangunan Masjid At-Tabayyun diakhiri.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pembangunan Masjid At-Tabayyun di Taman Villa Meruya, Jakarta Barat, telah tepat dan benar.

Hal itu juga telah sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta No.1021 Tahun 2020.

“Panitia pembangunan Masjid At-Tabayyun telah memperoleh segala persyaratan sesuai regulasi dan memperoleh rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama,” ujar Ikhsan yang juga sebagai Koordinator Tim Pembangunan Masjid At-Tabayyun dalam keterangan sebagaimana dikutip RRI.MY.ID dari Voi melansir RRI.MY.ID pada Kamis, 17 Juni 2021.

Ikhsan menjelaskan bahwa Gubernur DKI Jakarta, yakni Anies Baswedan, telah tepat dan benar menerbitkan Surat Keputusan (SK) tersebut.

Dalam SK tersebut, barang berupa tanah itu adalah milik Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, bukan milik orang lain dan tanah tersebut berada pada Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) dan yang menandatangani obyek sewa tersebut adalah Gubernur DKI Jakarta.

Oleh karena itu, penerbitan SK Gubernur No. 1021 Tahun 2020 tersebut telah dianggap sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku.

Panitia pembangunan Masjid At-Tabayyun pun mengimbau kepada semua pemangku kepentingan agar menghormati keputusan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sebagai penutup, Wasekjen MUI, yakni Ikhsan, kemudian meminta agar persoalan alais polemik pembangunan masjid tersebut diakhiri.

“Mari akhiri polemik ini dan kami sangat mengharap kepada pihak yang mengajukan gugatan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta (PTUN) agar mencabut gugatan tersebut, demi berjalannya silaturahmi dan kerukunan umat beragama,” pungkasnya.



Sumber : https://makassar.RRI.MY.ID/demi-kerukunan-umat-beragama-wasekjen-mui-minta-polemik-pembangunan-masjid-at-tabayyun-diakhiri/

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *