Kisah Giorgio Chiellini yang Gagal Penalti walau Italia Pesta Gol

  • Whatsapp
Italy


“Cristiano Ronaldo menjadi satu-satunya pemain yang sukses penalti.”

RRI.MY.ID – Italia pesta gol ke gawang Swiss di penyisihan Grup A Euro 2020. Tiga gol tanpa balas membawa Gli Azzurri bercokol di puncak klasemen sekaligus membawa tren apik Negeri Pizza di bawah komando Roberto Mancini.

Ya, Italia belum tersentuh kekalahan di fase grup. Hasil itu membuat Mancini membawa Gli Azzurri tak terkalahkan dalam 17 pertandingan selama didapuk sebagai pelatih kepala.

Di pertandingan yang digelar di Olimpico Roma, Kamis (17/6/2021) dini hari WIB, fans si Biru bersorak berkat dua gol Manuel Locatelli dan satu gol tambahan dari Ciro Immobile. Hasil ini dipercaya membuat Gli Azzurri dapat melenggang ke fase berikutnya. Mereka tinggal menghadapi Wales, Minggu (20/6/2021).

Namun, ada sedikit catatan menarik yang dapat dipetik dari pertandingan Italia kontra Swiss. Kegagalan Giorgio Chiellini mencetak gol penalti membuat bek Juventus itu menjadi pemain keenam yang gagal menjadi eksekutor.

Dia melengkapi kegagalan Mario Gavranovic (Swiss) saat melawan Wales (1-1). Kemudian, Pierre-Emile Hoejbjerg (Denmark) menghadapi Finlandia (0-1), Gareth Bale (Wales) kontra Turki (2-0), Joel Pohjanpalo (Finlandia) bertemu Rusia (0-1), dan Karim Benzema (Prancis) saat berjumpa Jerman (1-0).

Dalam kategori hadiah penalti di Euro 2020, Cristiano Ronaldo menjadi satu-satunya pemain yang berhasil cetak penalti saat membantu Portugal melibas Hungaria (3-0).

Mancini tak terlalu merisaukan kegagalan Chiellini, meski keberhasilan menjadi eksekutor terkadang membantu sebuah tim meraih kemenangan secara meyakinkan.

β€œKami telah berjuang sebaik mungkin, terlepas dari kegagalan (penalti Chiellini). Locatelli bermain sangat impresif. Begitu pun dengan pemain lainnya,” ujar Mancini, dilansir Football Italia.

Pernyataan Mancini bisa dibenarkan, karena keberhasilan mengeksekusi penalti terkadang memberikan keuntungan. Sebut saja Gabranovic yang gagal menjalani tugas saat membela Swiss. Jika dia berhasil melakukannya, Swiss dipercaya dapat mengemas tiga angka saat menghadapi Wales.

Contoh lainnya adalah Hoejbjerg. Kegagalannya membuat Denmark akhirnya kalah dari Finlandia secara dramatis, apalagi Denmark kehilangan Christian Eriksen setelah pingsan di lapangan saat itu.Β 

(yuli ardianto/yul)





Sumber : https://www.RRI.MY.ID/detail/5721/kisah-giorgio-chiellini-yang-gagal-penalti-walau-italia-pesta-gol-1.html

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *