Aktivis Desak Polisi Usut Penyebab Kematian Wakil Bupati Sangihe di Pesawat yang Dinilai Tak Wajar

  • Whatsapp



RRI.MY.ID – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) meminta Kepolisian turun tangan mengusut kematian Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong.

Jatam ingin memastikan meninggalnya Wakil Bupati Sangihe, tak terkait hal lain.

Bacaan Lainnya

Jatam menilai Helmud Hontong adalah orang yang gigih menolak izin tambang emas di wilayahnya.

Jatam menambahkan sikap Wakil Bupati Sangihe bertolak belakang dengan sejumlah pejabat bila berbicara soal izin tambang.

Untuk itu perlu penyelidikan lebih lanjut soal meninggalnya Helmud Hontong.

Seblumnya, muncul spekulasi soal kematian Wakil Bupati Sangihe yang meninggal di pesawat rute Denpasar-Makassar.

Khususnya terkait suratnya yang menolak tambang emas.

Polisi angkat bicara dan meminta semua pihak tidak menyampaikan isu yang belum tentu benar.

Meski demikian, jika keluarga membutuhkan penanganan polisi, Kapolres Sangihe sudah menyatakan kesiapannya.

Kematian Wabup Sangihe dinilai tak wajar karena awalnya tidak ada keluhan saat hendak naik pesawat, namun ketika 20 menit berada di pesawat, Wakil Bupati Sangihe mengaku pusing.

Ia lantas meminta digosokan minyak kayu putih di bagian belakang badan dan leher. Bahkan, Wakil Bupati Sangihe sempat batuk-batuk hingga mengeluarkan darah dari mulutnya.

Sementara itu, Komnas HAM mendorong polisi untuk menyelidiki meninggalnya Wakil Bupati Sangihe. Hal ini agar tidak terus timbul spekulasi.

Terkait desakan terhadap pengusutan kematian Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong, simak penjelasan selengkapnya dari Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Merah Johansyah Ismail.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=UuySPMsxBDo

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

33 Komentar

  1. Keluarkan putusan tetap keinginan wabub yang cinta lingkungan Sangihe… "tidak ada izin yang dikeluarkan selamanya" Pemerintah wajib dengar rakyat Sangihe demi kecintaan mereka dengan kelestarian lingkungan hidup Sangihe!

  2. Beliau adalah betul2 pahlawan khususnya bagi warga Sangihe dan umumnya bagi bangsa Indonesia.
    Seharusnya para pemimpin yg melegalkan orang asing mengeruk kekayaan bangsa Indonesia, malu…!

  3. Jika ujung2 kuku & bibir almarhum berwarna ungu gelap setelah kira2 2 jam meninggal, ada kemungkinan diracun spt peristiwa pembunuhan alm Munir yg meninggal didlm pesawat GA.

  4. itu pasti dibunuh oknum yg menginginkan exploitasi emas di sangihe…rakyat tetap harus menolak exploitasi emas di derahnya krn akan merusak alam disitu,, contoh sudah ada di tanah papua…rusak semua yg diexploitasi..lengserkan saja rezim inilah semakin rusak saja bangsa ini tanahnya SDM nya semua mau digarong ganti pemimpin yg pro rakyat saja…

  5. Kalau saya jd keluarga nya akan tuntut tuntas penyebab kematian nya biar masyarakat jg puas bagaimana nanti hasilnya,jd jika ada yang sengaja membunuh org itu tidak akan bernafas bebas dan hidup tenang,, kemungkinan kalau sampai memuntahkan darah bisa jd diracun,orang yg mau meracun itu pasti ada kerja sama dgn kru di pesawat,mesthi dicek bagaimana beliau dr awal pergi naik pesawat sampai beliau detik"meninggal