Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Pemilik SMA di Batu

  • Whatsapp



Surabaya, KompasTV Jawa Timur – Sejumlah siswi diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh pemilik sekolah SMA SPI Batu, Jawa Timur berinisial JE.

Para korban membuat laporan ke Polda Jatim didampingi Ketua Komisi Perlindungan Anak Aris Merdeka Sirait.

Bacaan Lainnya

Dugaan pelecehan seksual terjadi selama korban bersekolah dan bahkan hingga lulus sekolah. Dari pengakuan para korban dugaan pelecehan ini dilakukan di sekolah dan saat kunjungan belajar ke luar negeri sejak tahun 2009 hingga 2020 lalu.

Tak hanya pelecehan seksual, sejumlah korban juga mengaku mengalami kekerasan fisik oleh pelaku yang merupakan pemilik sekolah setingkat SMA itu.

“ini sangat menyedihkan, karena perilaku kejahatan seksual itu tak hanya dilakukan di tempat anak itu dididik (sekolah), tapi juga dilakukan di luar negeri ketika mereka melakukan kunjungan-kunjungan,” Ungkap Aris.

Sementara itu, akhir pekan ini SMA SPI Batu terlihat sepi dari aktivitas.

#malang #batu #jatim #sma #pelecehan #seksual #sekolah #siswa #kpai

MEDIA SOSIAL KOMPAS TV JAWA TIMUR :

facebook :

instagram :

twitter :

Sumber :https://www.youtube.com/watch?v=VNTHV-rWk9Q

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 Komentar

  1. coba untuk benar2 di ulik kasus ini, ini sudah benar2 keterlaluan. barangkali memang mereka benar2 tertekan sehingga takut untuk memberi bukti yang jelas. sehingga tidak semua info yang merek berikan secara jelas.

  2. Tegakkan Asas Praduga Tak Bersalah, setelah Bukti cukup dan Saksi ada, baru boleh komentar, serahkan masalah ini kpd Penegak Hukum, Kalau ternyata dugaan tsb terbukti scr pribadi sy ikut bersedih krn sy termasuk salah satu orang yg kagum dan mengagumi sistem pendidikan yg diterapkan di Sekolah SPI

  3. Tolong lebih berfikir jauh dulu kalau mau comen…
    Itu di deskripsi dikatakan baru Dugaan..dan kalau emang 3 siswi itu mengalami semuanya,kenapa baru sekarang lapornya,kenapa tidak dari dulu aja…terus kalau emang 3 siswi itu alumni,apa mereka udah beri data lengkap kalau pernah bersekolah disana?
    Jadi mari kita kaji lebih dalam lagi..

  4. Miris ya, kalo emang bener pelakunya adalah pemilik sekolah SPI. Padahal dah banyak dapat penghargaan dan pujian karena gratis sekolahnya. Ternyata kalo gratis bisa digrepe2.