BMKG: Jawa Timur Berpotensi Gempa Magnitudo 8,7 dan Tsunami 30 Meter

  • Whatsapp



BMKG minta Pemerintah Daerah khususnya di wilayah Jawa Timur meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Sebab berdasarkan penelitian dan pemodelan yang dilakukan BMK, wilayah Jawa Timur menyimpan potensi bencana gempa bumi dan menimbulkan tsunami yang cukup besar. BMKG menegaskan ada scenario terburuk terjadinya gempa bumi magnitude 8,7 dengan tsunami setinggi 30 meter. Namun BMKG menjelaskan, hingga kini belum ada alat yang bisa memprediksi pasti datangnya bencana tersebut. #JawaTimur #Gempa #Tsunami

Jangan lewatkan live streaming BeritaSatu News Channel 24 jam non stop di

Bacaan Lainnya

Pastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu.

Kunjungi juga social media channel kami :

Official Website:
Twitter :
Facebook :
Instagram :

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=7pVgt_k_XzQ

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

25 Komentar

  1. INDONESIA BENCANA YANG PALING SERING ADALAH GEMPA BUMI DAN TSUNAMI..Haii para petinggi negara coba bercermin dan lihay negaramu ini dikelilingi oleh lautan..Jangan mau ada tsunami baru antisipasi..seharusnya memang ada dana khusus untuk wajib setiap pesisir pantai memiliki hutan mangrove atau dibuat karang buatan yg bisa memecah ombak saat tsunami terjadi…seperti halnya jepang yg sudah mahiir dalam menghadapi situasi seoerti ini

  2. Kalo bisa di buatan kan simulasi sama pmerintah sejauh mana sunami itu sampai dan daerah aman untuk mengungsi yg tepat. Karna percuma kalo tau ada sunami tapi tidak tau mau lari ke daerah mana. Di tunggu fidio simulasi nya buat pmerintah mohon ini di perhatikan🀲

  3. Bahas yang lagi viral yuk, admin mau kasih pencerahan secerah cerahnya mengenai berita gempa dan tsunami di Jawa Timur yang membuat beberapa masyarakat Jawa Timur salah faham. Sehingga malah membuat panik…

    Langsung saja ya…

    1, min memangnya benar ya bakalan ada gempa di Jawa Timur berskala M8.9 ?
    Jawab:
    Tidak, tak akan ada gempa di Jawa Timur berskala M8.9. lalu ada yang nanya lagi "tapi itu kata BMKG katanya bakalan ada gempa M8.9 plus tsunami setinggi 29 meter?". Tidak, BMKG tak pernah menyatakan bahwa akan ada gempa M8.9 di Jawa Timur. Yang ada adalah BMKG memberi himbauan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki POTENSI GEMPA BUMI hingga skala M8.9 dan tsunami setinggi 29 meter.

    Mohon lebih difokuskan lagi dengan kata POTENSI ya, ini maknanya adalah sesuatu yang akan terjadi, tahu tempatnya dimana, tahu bahayanya bagaimana TETAPI TAK TAHU KAPAN AKAN TERJADINYA. Jadi tolong fokus fokus fokus pada penjelasan BMKG dulu dan baca lebih dalam makna dari penjelasan yang BMKG buat agar kita tak salah faham. Ingat gempa bumi itu tidak bisa diprediksi, BMKG saja yang mempunyai alat2 lengkap dalam memonitor gempa bumi tak pernah sekalipun menyatakan bahwa mereka bisa MEMPREDIKSI gempa bumi, jangan terpengaruh judul berita yang 4l4y luar biasa tanpa membaca isinya dulu agar tak membuat kita panik tak jelas.

    2, min Jawa Timurnya dimana aja yang akan kena gempa bumi dan tsunami itu?
    Jadi begini, sifat getaran gempa bumi itu adalah menyebar seperti batu yang dilempar ke atas air maka gelombang airnya akan menyebar ke semua wilayah, dimisalkan terjadi gempa bumi berskala M8.9 itu maka pusatnya bukanlah di daratan Jawa Timur atau di kota2 Jawa Timur seperti Malang, Jember dan lain2 melainkan pusat gempa yang di maksud adalah berasal dari zona subduksi yang berada diselatan Jawa Timur sekitar 250 km arah Selatan dari Pesisir Pantai Selatan Jawa Timur.

    Dan untuk tsunaminya, tsunami hanya akan berimbas kepada PESISIR PANTAI SAJA tak akan menjangkau wilayah yang jauh dari daratan seperti Kota Malang, Kota Madiun atau Kota Kediri. Dan juga jikalau terjadi tsunami dengan tinggi 29 meter itupun tak akan cukup untuk menggapai Kota Malang atau Kota Kediri. Jadi tsunaminya hanya akan menerjang pesisir2 pantainya saja seperti Kota Pacitan yang dekat sekali dengan pesisir pantai, Pantai Soge, Pantai Taman, Pantai Prigi, Dan pesisir pantai lainnya.

    3, min kok bisa2nya BMKG mengeluarkan statement bahwa Jawa Timur memiliki potensi gempa hingga M8.9? Bagaimana caranya?
    BMKG itu instansi yang diberi tanggung jawab untuk memonitor gempa2 di Indonesia, bukan hanya duduk manis di meja kantor sambil minum kopi dan lihat layar monitor saja. Mereka juga melakukan penelitian yang dibantu oleh beberapa instansi lainnya dan berkerja sama untuk mencari wilayah2 yang rawan bencana gempa bumi dan tsunami dengan cara meneliti sejarahnya.

    Mereka mendatangi wilayah rawan bencana,menelitinya, mencari endapan sedimen bekas tsunami, bahkan mereka bisa fokus berjam2nya hanya dengan menatap batu karang yang ada di pesisir pantai, mereka meneliti bagaimana batu karang tersebut bisa ada dipesisir pantai. Tak mungkin batu karang ini dilempar ikan atau berjalan santai untuk berjemur dipesisir pantai. Pasti ada sesuatu yang kuat yang mampu mendorong batu karang ini berada di pesisir pantai.

    Lalu peneliti ini bertemulah dengan namanya ZONA SUBDUKSI yaitu zona dimana ada dua lempeng bumi raksasa yang saling bertatap muka atau bertabrakan, lokasinya ada di dasar laut yaitu di kedalaman antara 4000-5000 meter berjarak sekitar 250 km dari pesisir pantai selatan jawa timur, nah dua lempeng ini ternyata hidup dan saling menekan satu sama lain, dan jika tekanannya terlepas maka akan menimbulkan gesekan yang menjadi getaran yang kita rasai/kenal sebagai GEMPA BUMI.

    Lalu karena lempeng ini berada di dasar laut/dibawah air, maka bayangkan seperti ini. Anda memasukan tangan ke dalam kolam air lalu diamkan sampai riak air tenang, setelah itu coba anda kibaskan telapak tangan anda yang berada dibawah air ke atas sekali kibasan maka anda bisa melihat air yang tadi tenang akan menciptakan gelombang tiba2 ketika anda mengibaskan telapak tangan anda, nah itulah bagaimana tsunami tercipta jadi simplenya adalah lempeng ini bergerak naik atau turun dan menciptakan hentakan air tiba2 yang dikenal sebagai tsunami.

    Jadi statement BMKG ini dikeluarkan berdasarkan penelitian panjang, bukan berdasarkan pemikiran mereka sendiri tanpa dilakukannya penelitian. Penelitian ini dilakukan dan dipublikasikan bukan untuk menakut-nakuti melainkan untuk membuat kita FAHAM BENCANA DAN WASPADA BENCANA, agar kita mengenal bahwa wilayah kita ini rawan bencana dan gempa sudah terjadi sejak dulu sekali sejak bumi ini ada.

    4, lalu min kok BMKG bisa sih mengatakan bahwa Jawa Timur bisa dilanda gempa besar dan tsunami?
    Begini, coba anda buka google maps terus ganti mode peta kedalam mode satelite lalu pergi ke wilayah indonesia khususnya dari Aceh sampai NTT lalu lihat diselatan pesisir pantainya didasar laut ada garis gelap seperti sesuatu yang saling bertumpu (seperti di photo dibawah). Nah itulah yang kita kenal sebagai ZONA SUBDUKSI yaitu ZONA DIMANA DUA LEMPENG BERTEMU yaitu LEMPENG EURASIA (yang atas) dan LEMPENG AUSTRALIA (yang dibawah). Nah dua lempeng ini saling beradu setiap saat. Yang Lempeng Australia bergerak ke atas dan yang Lempeng Eurasia bergerak ke bawah.

    Dari hasil pergerakan ini lalu menghasilkan TEKANAN yang dimana jika tekanan ini terlepas maka dapat menimbulkan gempa bumi. Nah jika tekanan yang dilepas memiliki wilayah yang luas dan terlepas bersamaan maka bisa menciptakan gempa sangat besar seperti kejadian gempa selatan Jawa Timur tahun 1994 Berskala M7.8 yang menimbulkan tsunami parah dipesisir selatan Jawa Timur. Dan jika luas tekanan yang terlepasnya lebih luas lagi maka sanggup menciptakan gempa lebih besar. Contohnya seperti Gempa Aceh tahun 2004 dimana tekanan yang terlepas memiliki panjang 1.600 km sehingga mampu menciptakan gempa hingga skala M9.3

    Potensi gempa besar seperti ini tak hanya berlaku untuk Jawa Timur saja, melainkan semua wilayah dari Aceh hingga Papua juga bisa menciptakan gempa besar seperti ini. Pulau Sulawesi hingga Maluku Utara juga sama bisa.

    Dan sebuah gempa itu adalah sebuah bencana yang memiliki siklus artinya keterulangan, gempa besar disuatu wilayah bisa terjadi lagi dimasa depan dan pernah juga terjadi dimasa lalu, walaupun BMKG Bisa mengetahui siklus gempa tersebut tetapi tetap BMKG tidak bisa memprediksi kapan gempanya akan benar2 datang.

    Ambil contoh gempa dari Sesar Lembang yang memiliki siklus keterulangan gempa selama 300-600 tahun sekali, namun siklus tersebut sudah terlewat tetapi gempa tetap tak terjadi, maka dari itu jangan percaya dengan ramalan gempa bahwa gempa bisa muncul tanggal ini, hari ini, jam segini. BMKG saja yang canggih tak mampu memprediksinya, apalagi kita.

    5, apa benar tsunaminya sampai 29 meter bisa mengancam Jawa Timur?
    BMKG mensimulasikan bahwa Jawa Timur bisa dilanda gempa hingga skala M8.9 dan Tsunami hingga tinggi 29 meter berdasarkan penelitian mereka terhadap wilayah tersebut. Namun ini bukanlah sesuatu yang benar2 akan terjadi dengan tepat misalnya benar tsunami akan datang dengan tinggi 29 meter dan gempa M8.9. bisa saja tsunami lebih rendah atau gempa lebih kecil dari skala yang tertarget.

    Lalu kok kalau gak tahu pasti kenapa dipublikasikan? Bikin panik masyarakat saja!
    Justru kita harus bersyukur bahwa BMKG mau mempublikasikan hasil penelitiannya, bayangkan jika BMKG menutup rapat2 hasil penelitiannya dari publik ,lalu tiba2 terjadi gempa besar. Maka siapa yang akan dibully masyarakat? Ya pasti BMKG. Tapi dipublikasikan juga malah tetap dibully sih "bikin resah saja, apa sih mendahului Tuhan segala, sok2an tahu yang ghaib" haeeeeh Indonesaaaah..

    Jadi tujuan BMKG mempublikasikannya agar masyarakat tahu dan menjadi kepo untuk mengetahui kebencanaan diwilayahnya masing2 guna untuk MITIGASI kedepannya. IKHTIAR NAMANYA. Tetap hanya Allah yang mengatur kematian setiap manusia, manusia hanya bisa berusaha dan BERIKHTIAR SAJA. Oleh sebab itu kita penting mempelajari hasil kajian dari BMKG tersebut, jika sudah tahu dan mengerti jangan dipendam sendiri tetapi beri tahu masyarakat lain agar mereka tak ikut panik karena belum faham isi kajian tersebut.

    Jadi mulai sekarang mari belajar membedakan mana berita palsu dan asli lalu dalami isinya agar tak salah faham..

    Berita2 seperti ini juga pernah admin bahas dulu seperti potensi gempa Mentawai hingga M8.9, terus gempa besar Banten hingga skala M8.5 dan gempa besar mengancam Bali hingga Sumbawa berskala M8.5, dan sekarang Jatim. Berita2 seperti ini akan terus muncul namun kita jangan sampai terbawa panik hanya karena membaca judulnya saja.

    Ingat gempa itu TAK BISA DIPREDIKSI, jadi kalau menerima berita tentang prediksi gempa maka abaikan, kubur jauh2 seperti kamu mengubur kenangan indah sama si mantan.

    Mungkin cukup sekian penjelasannya, terlalu panjang nanti malas bacanya 🀭🀭🀭. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan tanyakan…
    Terima kasih dan Selamat Pagi 🌞🌞

  4. Waspada,klu yerjadi kita sudah siap menyelamatkan diri dg persiapan Minuman makanan,pakaian dan obat.
    Karena klu gk ada persiapan kita panik,lari tanpa membawa apa2.
    Cuma perjagaan saja,soalnya bencana datangnya tidak bisa ditentukan.
    Mungkin tengah malam saat kita tidur.