Corona Melonjak, Sekolah Tatap Muka Aman?

  • Whatsapp



RRI.MY.ID – Kementerian Pendidikan Kebudayaaan Riset dan Teknologi menyatakan bahwa pembelajaran tatap muka terbatas tetap akan digelar pada Juli 2021.

Sementara kasus positif corona di sejumlah daerah di Indonesia makin meningkat. Bagaimana memastikan sekolah tatap muka ini tetap aman bagi para guru dan murid?

Bacaan Lainnya

Pemerintah berencana membuka kembali sekolah tatap muka secara terbatas pada Juli 2021, meskipun kasus positif corona meningkat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut Presiden Jokowi meminta agar murid yang hadir di kelas hanya 25 persen.

Serta pula memastikan semua guru sudah divaksinasi sebelum proses sekolah tatap muka terbatas dimulai.

Pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas harus mempertimbangkan banyak hal. Tidak cukup hanya dengan guru yang disudah divaksin, tapi juga kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan ketat.

Jangan lewatkan streaming Kompas TV live 24 jam non stop di agar kamu semua tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia. Subscribe juga channel YouTube Kompas TV dan aktifkan lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru langsung.

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3QewB6wruZc

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

42 Komentar

  1. Dampak sekolah daring/tdk tatap muka.. pendidikan akhlak murid jd kurang + anak" di rumah bukan belajar tp malam main hp..bikin anak malas …
    Hmm… Masih mau dibesar"kan coropet nya???

  2. Kalau mau tetap daring.. uang sekolah di sesuaikan dong , harus ada kebijakan di setiap peraturan .
    Gemes bgt gua . Kuliah 1 taun sia sia .. bayaran tetap sama .

  3. Bodoh kan terus anak bangsa dengan politik jabatan yang kalian mw… Ge mampir bukan mw nonton cuman mw komen…. Miris liat anak bangsa kecil2 sudah paham narkoba…!

  4. Adek saya 5 madrasah sudah masuk sekolah dari sebelum lebaran. Dan sekarang sudah full sekolah. Anaknya sudah seminggu ini sakit batuk pilek, sekarang saya yg sakit. Cuma cerita aja

  5. apakah sdh matang dipikirkan ? akan banyak timbul cluster2x baru yg di akibatkan potensi penularan anak ke orang tua msg2x…INI BUKAN MASALAH SEMOGA…, KITA DOAKAN,…DST…( ingat dampak efek mudik, ingat kudus, madura, bandung dll). ini bukan masalah "takut mati" …sebab semua orang jg PASTI mati…ini masalah buzzers sebelah yg selalu fokal ingin melihat pemerintah "gagal" disegala bidang, termasuk cara menangani covid 19…

  6. SEKOLAH TIDAK AMAN! tutup lagi sekolah ! Sekolah itu tempat belajar banyak covid.. Pergi aja ke tempat lain yang buka, ke wisata, mall, pasar, cafe , bar, diskotik ,. Dimana aja lah asal jangan ke sekolah buat belajar!!

  7. 2 hari dlm seminggu dan 2 jam dlm sehari brrti totalnya 4 jam..

    Disekolah justru Aman. Karena di Luar sekolah Anak anak bnyak berinteraksi dengan Dengan Orang Lain, ngemol dan sebagainya.

    Sekolah ditutup pdhaL Pasar, mall, tmpt wisata dibuka.

  8. Yaa memang jika akan ada hal hal seperti idul fitri, sekolah tatap muka atau yg lain2 pasti akan ada berita lonjakan corona, tapi jika ada acara2 pejabat negara, orang kaya buat acara hajatan pernikahan, pemilu, atau yg lainnya percayalah tidak ada beritaa lonjakan tentang corona. Buat para pejabat tinggi negara stoplah terus menerus menipu rakyat, Kalian dipilih rakyat dan kalian juga digaji dari uang rakyat.