Penyebab Kelelahan Setelah Melahirkan

  • Whatsapp
Masalah_Menyusui_pada_Ibu_Baru_GueSehat


Proses kehamilan hingga persalinan tentu sangat melelahkan bagi Mums. Apalagi di minggu-minggu pertama setelah kehadiran si Kecil, duh waktu beristirahat Mums berkurang sangat drastis! Namun, sebenarnya apa saja sih penyebab kelelahan pasca persalinan dan bagaimana cara mengatasinya, ya? Berikut penjelasannya.

Bacaan Lainnya

 

Baca juga: 6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Ibu Baru Setelah Melahirkan
 

Penyebab Kelelahan Pasca Persalinan

Perasaan lelah setelah melahirkan adalah hal yang sangat normal. Biasanya, kondisi ini terjadi dalam beberapa minggu setelah si Kecil lahir. Laju kelelahan umumnya akan meningkat dari 20% pada periode antepartum menjadi 50-64% pada periode postpartum. Ada beberapa faktor yang mungkin membuat Mums merasa lebih mudah lelah setelah melahirkan. Berikut di antaranya.

 

1. Proses melahirkan

Mums membutuhkan waktu berjam-jam dan juga banyak energi untuk mendorong bayi keluar dari jalan lahir. Sedangkan jika Mums menempuh proses persalinan caesar, masa pemulihan dari operasi besar ini juga membuat Mums cenderung cepat lelah.

 

2. Kurang tidur

Jam tidur bayi masih belum teratur, sehingga bisa saja ia terbangun di malam hari di saat Mums sudah tertidur pulas. Di sisi lain, saat siang hari, Mums juga harus melakukan aktivitas lain, sehingga sangat sulit untuk mencari waktu beristirahat. Hal ini tentu tak hanya berlangsung dalam 1 atau 2 hari, sehingga waktu tidur Mums semakin tidak keruan. Akibatnya, Mums akan merasa lebih mudah lelah.

 

3. Depresi

Kelelahan bisa menjadi gejala depresi pasca persalinan. Studi menunjukkan bahwa wanita yang sangat kelelahan setelah 1 hingga 2 minggu melahirkan dapat mengalami gejala depresi pasca persalinan.

 

4. Menyusui

Proses menyusui membutuhkan banyak kalori dan tenaga dari tubuh Mums. Kondisi ini tentu dapat membuat Mums menjadi lebih mudah lelah secara fisik.

 

5. Anemia

Penyebab utama kelelahan pasca persalinan lainnya adalah anemia, yang diakibatkan oleh kehilangan darah pada saat melahirkan. Mums dapat meningkatkan kembali kadar hemoglobin dengan mengonsumsi suplemen zat besi atau banyak makanan dengan kandungan zat besi. Namun jika Mums masih terus merasa kelelahan, segera konsultasikan dengan dokter.

 

6. Hipotiroidisme

Beberapa wanita mungkin memiliki kondisi di mana kelenjar tiroid mereka kurang aktif dalam 1 hingga 4 bulan setelah melahirkan. Kelelahan pasca persalinan dapat menjadi salah satu gejala dari kondisi ini, sehingga memerlukan intervensi medis serta menerapkan pola makan dan gaya hidup sehat.

 

Selain beberapa faktor di atas, kehamilan pertama, penurunan kadar hormon, kolik pada bayi baru lahir, pola makan yang buruk, serta kurangnya olahraga juga bisa menyebabkan Mums mengalami kelelahan pasca persalinan.

 

Baca juga: Tips Merawat Bayi bagi Ibu Baru
 

Bagaimana Mengatasi Kelelahan Pasca Persalinan?

Kelelahan merupakan gejala dari suatu kondisi. Nah, berikut ini ada beberapa tips yang dapat Mums lakukan untuk mengatasi kelelahan pasca persalinan.

 

1. Tidurlah saat bayi tertidur

Cobalah cari waktu untuk tidur saat si Kecil sudah tertidur. Jika Mums merasa khawatir tidur terlalu lama, gunakan alarm untuk terbangun di jam tertentu. 

 

2. Berbagi tugas malam dengan pasangan

Jika Mums sedang dalam proses menyusui, Dads dapat membantu menggantikan popok dan menemani si Kecil saat Mums bergantian beristirahat.

 

3. Mintalah bantuan dari keluarga atau teman

Mums dapat mencari bantuan dari kerabat atau teman untuk menyelesaikan tugas khusus, seperti pekerjaan rumah tangga, memasak, atau merawat anak yang lebih besar.

 

4. Identifikasi pola tidur bayi

Bayi belum memiliki rutinitas tidur dan bangun di awal kelahirannya. Oleh karena itu, penting bagi Mums untuk memperhatikan berapa lama biasanya bayi tertidur, sehingga Mums dapat mulai menyusun rencana melakukan kegiatan lainnya saat ia tertidur. Seiring bertambahnya usia, bayi akan tidur lebih lama di malam hari.

 

5. Berolahraga

Olahraga teratur akan membuat tubuh Mums bugar. Cobalah untuk berjalan kaki sembari mendorong stroller si Kecil di sekitar kompleks rumah. Kebiasaan ini dapat meningkatkan kualitas tidur Mums, yang pada akhirnya juga membuat Mums tidak mudah lelah.

 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan (CDC) Amerika Serikat, olahraga ringan selama 150 menit per minggu dapat membuat suasana hati menjadi lebih bahagia, meningkatkan energi, dan membuat jantung serta paru-paru lebih sehat.

 

6. Cobalah latihan relaksasi

Berlatih teknik relaksasi mendalam selama 5 hingga 10 menit setiap hari dapat membuat Mums merasa lebih segar, baik secara fisik maupun mental.

 

7. Minum banyak cairan

Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sangat penting untuk menjaga Mums tetap berenergi selama seharian. Selain itu, tubuh yang terhidrasi juga dapat meningkatkan suasana hati.

 

Menurut CDC, mengonsumsi air yang cukup dapat mengontrol suhu tubuh, melumasi sendi, melindungi sumsum tulang belakang, serta membuang kotoran melalui keringat, urine, dan juga feses.

 

8. Jangan ragu untuk mengatakan tidak pada tamu yang ingin berkunjung

Setelah si Kecil lahir, tentu banyak kerabat Mums dan Dads yang ingin secara langsung menemuinya. Namun, tak perlu ragu untuk menolaknya. Ingatlah bahwa bagaimanapun juga Mums dan si Kecil perlu waktu untuk beristirahat, alih-alih bertemu banyak orang.

 

9. Mengonsumsi makanan sehat

Pastikan untuk mengonsumsi makanan sehat, mulai dari karbohidrat dan protein kompleks, hingga tambahan suplemen vitamin yang diresepkan dokter.

 

10. Waspadai depresi pasca persalinan

Jika Mums tetap merasa lelah meski telah beristirahat cukup atau tidak bisa tidur di malam hari saat bayi sudah tertidur, bisa jadi Mums mengalami depresi pasca persalinan. Kondisi ini biasanya terkait dengan gejala lain, seperti merasa sedih dan putus asa. Jika hal ini dialami oleh Mums, segeralah minta bantuan medis dari ahli.

 

Perjalanan 9 bulan kehamilan yang melelahkan tentu tak berhenti begitu saja ketika Mums sudah melahirkan. Sebaliknya, ketika si Kecil lahir, Mums harus bersiap dengan tugas-tugas lain yang harus dijalani.

 

Karenanya, penting untuk memperhatikan diri sendiri dan meminta bantuan pasangan atau kerabat untuk membantu mengurus rumah dan juga bayi. Dengan begini, Mums bisa tetap menjalankan tugas sebagai seorang ibu dan terhindar dari kemungkinan depresi pasca persalinan. (AS)

 

Baca juga: Tantangan Menjadi Ibu Baru dan Kiat untuk Mengatasinya
 

 

Referensi

Mom Junction. “What Causes Postpartum Fatigue And How To Deal With It?”

 

 





Sumber : https://www.guesehat.com/penyebab-kelelahan-setelah-melahirkan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *