VIRAL Video Pemukulan Anak Usia 2 Tahun, Pelaku Sengaja Merekam untuk Berikan Efek Jera

  • Whatsapp


 

Sebuah video yang merekam aksi penganiayaan terhadap balita viral di media sosial sejak Senin (15/3/2021). Video berdurasi 1 menit 51 detik tersebut memperlihatkan pelakunya seorang pemuda.

Dalam video tersebut, berulang kali korban dipukul menggunakan tangan kosong di bagian dada dan perut. Bahkan di bagian akhir video tersebut balita terlentang akibat terus menerus dipukul oleh pelaku tersebut.

1. Polisi telah menangkap pelaku penganiayaan balita

Polisi Resor (Polres) Tangerang membenarkan adanya peristiwa tersebut dan kini pihaknya sudah meringkus pelaku bernama Angga Santana. Dia diduga menganiaya balita berusia 2 tahun.

Polisi menangkap Angga di kediamannya, tak butuh waktu lama untuk menginterogasi, pelaku langsung mengakui segala perbuatannya terhadap korban.

Berdasarkan rilis yang diterima, peristiwa penganiayaan terjadi pada 28 Februari 2021. Dan terungkap setelah video beredar pada 15 Maret 2021.

2. Kronologi penganiayaan balita

Adapun kronologi kejadian berdasarkan rilis Kepolisian sebagai berikut, pada hari kejadian Tersangka membawa korban main ke rumahnya setelah mengantar saksi Ayu Widiyaningsih ke tempat kerja.

Tersangka dan saksi Ayu Widiyaningsih berstatus pacaran, sedangkan korban adalah anak dari kakak Ayu.

Tersangka membawa korban ke rumahnya dengan alasan untuk diajak bermain, namun pada saat main di kamar bersama tersangka, korban yang masih kecil tidak sengaja melempar HP milik korban. 

Tersangka kemudian emosi dan marah sehingga langsung memukul perut korban beberapa kali dengan posisi korban duduk dan berdiri serta tertidur. Merasa belum puas tersangka kemudian memukul kembali dengan menggunakan tumit kaki ke perut dan ke deket kemaluan korban pada posisi korban telentang.

Kejadian tersebut mengakibatkan korban langsung buang air besar karena pukulan di perut dan korban terlihat sangat lemas. Kejadian tersebut didokumentasikan sendiri oleh tersangka melalui video dengan menggunakan ponsel miliknya.

Video tersebut diketahui oleh Ayu yang kemudian memberitahukannya kepada sang kakak selaku orang tua korban. Akibat dari pemukulan tersebut korban mengalami luka memar bagian dada dan dekat kemaluan korban. Keluarga kemudian melaporkan kejadian ke Polres Kota Tangerang.

3. Jika kamu mengetahui atau melihat kekerasan terhadap anak, laporkan!

Jika kamu melihat atau mengetahui ada indikasi kekerasan yang dialami anak-anak, jangan diam dan laporkan. 

Berikut salah satu lembaga yang bisa kamu hubungi:

1. Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten

Komplek  Griya Gilang Sakti, Blok B3, Sumur Pecung, Kota Serang, Banten

HP: 085211559388

2. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Alamat:

Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, Indonesia

Telepon: (+62) 021-319 015 56

Whatsapp: 0821-3677-2273

Fax: (+62) 021-390 0833

Email: [email protected]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *