Thierry Henry Mundur Sebagai Pelatih Kepala CF Montreal karena Alasan Keluarga

  • Whatsapp


Thierry Henry mengundurkan diri sebagai pelatih kepala CF Montreal setelah 15 bulan bersama klub Major League Soccer tersebut. Pelatih 43 tahun itu mengungkapkan alasannya karena keluarga.

Henry enggan meninggalkan keluarganya lagi di Kanada setelah Montreal terpaksa pindah ke Amerika Serikat musim lalu karena pandemi virus corona.

“Dengan berat hati saya memutuskan untuk mengambil keputusan ini. Tahun lalu menjadi tahun yang sulit bagi saya secara pribadi,” kata Henry dalam pernyataannya.

“Karena pandemi di seluruh dunia, saya tidak dapat melihat anak-anak saya. Sayangnya karena pembatasan yang sedang berlangsung dan fakta bahwa kami harus pindah ke AS lagi selama beberapa bulan tidak akan berbeda. Berpisah terlalu membebani saya dan anak-anak saya.”

“Karena itu, dengan penuh kesedihan saya harus mengambil keputusan kembali ke London dan meninggalkan CF Montreal.”

“Saya ingin berterima kasih kepada para penggemar, pemain, dan semua staf klub ini yang telah membuat saya merasa sangat diterima.”

Henry mengambil alih Mitreal pada November . Ia berhasil membawa klub tersebut ke playoff MLS untuk pertama kalinya dalam empat tahun dengan rekor delapan kemenangan, 13 kekalahan, dan dua kali seri di musim reguler. Klub itu juga mencapai perempat final Liga Champions CONCACAF.

Direktur olahraga CF Montreal, Olivier Renard mengatakan: “Kepergian Thierry sangat disayangkan dan prematur karena ini sangat menjanjikan, tetapi dia memberi tahu saya tentang keinginannya untuk kembali bersama keluarganya karena situasinya dan tetap sangat sulit bagi dia dan keluarganya.”

“Saya ingin berterima kasih padanya, pertama sebagai pribadi karena dia memimpin para pemain dengan teladan tahun lalu dengan berada jauh dari keluarganya, tetapi juga dari sisi olahrga dan untuk apa yang telah kami bangun bersama sejak kedatangannya.”

Thierry Henry sempat dikaitkan dengan kepindahannya ke klub Championship Inggris, Bournemouth beberapa waktu. Perwakilan klub tersebut sempat meminta izin berbicara dengan legenda Arsenal itu sebelum menunjuk Jonathan Woodgate sebagai pelatih kepala klub denga kontrak permanen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *